Jalankan Misi, Hooq Gandeng AADC 2

FullSizeRender-1

Menangkap euforia tinggi ketika peluncuran Ada Apa Dengan Cinta (AADC2), Hooq menjalin kerja sama agar film AADC2 bisa ditonton secara ekslusif bagi pelanggan Hooq. "Film yang paling ditunggu-tunggu kini hadir di Hooq sehingga pelanggan yang belum menonton atau yang sudah menonton bisa menikmati film ini berulang-ulang kapan dan dimana saja. Dengan tersedianya AADC dan AADC 2 di Hooq, para pelanggan dapat menikmati film legendaris ini secara online maupun offline," ujar Guntur S Siboro, Country Head Hooq Indonesia.

Kerja sama ini merupakan perwujudan misi Hooq dalam hal mengembangkan konten lokal di Indonesia. Saat ini sudah ada 3.500 film dan serial Indonesia dan kedepannya jumlah ini akan terus bertambah.  Menurutnya, salah satu keunggulan Hooq adalah konten lokal  sesuai dengan tag line best in Hollywood and best in local.

Selama 2-3 bulan ini, 50% top tennya adalah film Indonesia. Bahkan ketika AADC 2 muncul AADC menjadi nomor satu di chart kami. Beberapa film Indonesia lain yang ada secara ekslusif ada di Hooq adalah Surat dari Praha.

"Saya sangat senang dengan kerja sama ini karena Hooq menjadi wadah yang legal bagi pecinta film untuk menikmati film kesukaan mereka. Hooq juga bisa menjadi wadah untuk mempromosikan hasil karya para pelaku industri kreatif lokal dan memperpanjang masa hidup film mereka," kata Mira Lesamana, Produser AADC2. Untuk menarik perhatian pelanggan, Hooq mengadakan kontes online yang berhadiah perjalanan ke tempat syuting AADC 2 untuk 1 pemenang.

Dengan adanya kerja sama ini, Guntur berharap bahwa para sineas Indonesia lain akan lebih terbuka bahwa Hooq bisa menjadi alternatif para sineas untuk berpromosi dan mendapatkan pendapat masukan. Adanya konten ekslusif ini tidak dikenakan biaya tambahan. "Harganya tetap Rp 49.500 perbulan untuk nonton sepuasnya," ujarnya. Saat ini, Hooq mengklaim sudah ada 500.000 pengguna yang sudah mencoba layanan Hooq sejak diluncurkan pertengahan April silam. Mengenai target pelanggan hingga akhir tahun, Guntur enggan berkomentar lebih jauh. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)