Jamkrindo Berikan Pembiayaan Rumah Untuk Karyawan Sendiri

Perum Jamkrindo, BUMN yang bergerak di bidang penjaminan, memberikan fasilitas pembiayaan kepemilikan rumah bagi para karyawannya. Program tersebut merupakan hasil kerja sama Jamkrindo dengan PT BRI Multifinance Indonesia dan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF).

Direktur Utama Perum Jamkrindo, Randi Anto, mengatakan, melalui kerja sama ini, seluruh karyawan Jamkrindo bisa memperoleh kemudahan kredit dengan plafon pembiayaan perumahan mencapai Rp 700 juta dengan bunga fix selama 20 tahun.

“Plafon dan pengenaan bunga fix hingga 20 tahun sangat menarik karena umumnya pembiayaan konvensional mengenakan bunga fix hanya beberapa tahun saja, selanjutnya mengikuti tingkat bunga pasar. Selain itu, debt to service ratio (DSR) bisa mencapai 40% dari take home pay,” ujarnya. DSR yang diterapkan oleh perusahaanya lebih tinggi dari DSR yang biasa diterapkan dalam kredit kepemilikan rumah pada umumnya, yakni 30% dari take home pay.

Selain plafon pembiayaan maksimal sebesar Rp700 juta, para karyawan yang memanfaatkan fasilitas ini bisa memilih kepemilikan bangunan yang diinginkan, baik rumah tapak atau rumah susun siap huni. Karyawan juga dibebaskan memilih dalam mengajukan pembiayaan untuk bangunan di mana saja yang ada di Indonesia. Pihaknya mengklaim, prosesnya juga akan jauh lebih mudah dibandingkan mengurus sendiri dan dilakukan melalui skema potong gaji oleh perusahaan.

“Dengan adanya kerja sama ini kebutuhan perumahan bagi karyawan kini dapat terpenuhi. Kami optimistis hal ini akan memberikan dampak positif bagi kinerja perusahaan,” ungkap Randi.

Sementara itu, Direktur Utama SMF, Ananta Wiyogo, mengungkapkan, penyaluran KPR karyawan Jamkrindo merupakan wujud sinergi BUMN dan merupakan pilot project yang pertama. ”Melalui kerja sama ini kami berharap selanjutnya produk ini dapat diaplikasikan juga dengan berbagai pihak sehingga memungkinkan berbagai pihak dapat mewujudkan kepemilikan rumah yang layak dan terjangkau, ” ucap Ananta.

Direktur Utama Bri Finance, Wisto Prihadi, mengatakan, kolaborasi semacam ini bisa diaplikasikan di institusi BUMN lain.”BRI finance siap menjalin kerja sama yang saling melengkapi baik dengan SMF maupun institusi BUMN lainnya,” ujar Wisto.

Untuk diketahui, selama tahun 2017, Jamkrindo membukukan aset sebesar Rp14,6 triliun, tumbuh dari tahun sebelumnya sebesar Rp13,4  triliun. Sementara itu, pada tahun ini, Jamkrindo menargetkan volume penjaminan sebesar Rp156,8 triliun yang terdiri dari penjaminan KUR Rp 50 triliun dan non-KUR Rp 106,8 triliun.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)