Jamkrindo Harapkan Peningkatan Produktivitas UMKM Melalui Pendampingan

Kepala Divisi Manajemen Risiko dan Pemeringkatan UMKM serta Konsultasi Manajemen Jamkrindo, Ceriandri Widuri menerangkan pentingnya pendampingan dan pelatihan manajemen keuangan kepada UMKM.

“Selama ini banyak UMKM yang belum tertib dari sisi pelaporan catatan keuangan, jadi harus dimanage dengan manajemen yang bagus,” ujarnya di sela-sela acara pelatihan capacity building kepada petani kopi di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Dengan adanya pelaporan catatan keuangan ini, maka lembaga keuangan bisa mengukur kemampuan mereka untuk mengembalikan kreditnya. Sehingga jika mereka mengajukan kredit lebih tinggi lagi, pihak lembaga keuangan bisa membaca tingkat produktifas bisnis mereka.

“Kami bisa ukur berapa produksinya, berapa labanya dan jika mau menambah kredit akan digunakan untuk apa,” tuturnya.

Selain itu, UMKM juga harus amanah jika diberikan pembiayaan, artinya harus selalu membayar pinjaman tepat waktu kepada lembaga keuagan bank dan nonbank tersebut. Jika UMKM tidak membayar pinjaman tersebut maka mereka akan sulit mendapatkan pinjaman kembali.

“Kalau UMKM mendapatkan pembiayaan harus amanah dan menjaga kepercayaan itu. Jika kita tidak tertib dan tidak amanah makan akan di black list, karena data yang lembaga keuangan bank dan non bank itu sudah terintegrasi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ceriandri mengatakan bahwa sejak tahun 2015 Perum Jamkrindo sudah memberikan pembiayaan kepada UMKM lewat Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL). "Pinjaman kemitraannya sudah tersalurkan kepada 2.333 mitra senilai Rp 82 miliar," ungkapnya.

Ia berharap pelatihan yang diberikan kepada UMKM, bisa mendorong mereka untuk meningkatkan produktifitas bisnisnya tersebut. Sehingga ke depan bisa lebih mudah mendapatkan permodalan dari lembaga keuangan bank maupun non bank.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)