Javara E-store Untuk Kurasi Pangan Organik Nusantara

Helianti Hilman, Pendiri & Executive Chairperson Javara (Foto: Yosa/Swa)

Setelah hadir di platform e-commerce, kini penyedia produk pangan organik Nusantara Javara, meluncurkan toko online sendiri yaitu Javarastore.com. Helianti Hilman, Pendiri & Executive Chairperson Javara menjelaskan, e-store ini didedikasikan sebagai panggung platform penjualan bagi pangan artisan lokal yang memiliki nilai-nilai selaras dengan Javara agar bisa lebih tergaungkan di era sekarang ini.

“Sejak 2008 kami fokus untuk mengangkat pangan warisan nsusantara yang terlupakan untuk diangkat ke pasar yang lebih luas. Di era digital ini tentu tidak bisa dilakukan dengan cara yang biasa, harus merangkul pendekatan-pendekatan digital,” ujarnya.

Helianti melanjutkan,jplatform ini juga ingin membantu meningkatkan kredibilitas produk pangan warisan dari merek lokal lain melalui proses-proses kurasi dan pendampingan pengembangan agar dapat meningkatkan kesesuaian dengan pasar.

“Ini adalah rumah bagi semua. Tapi tentunya ada proses kurasi untuk pendampingan agar selaras dengan value Javarastore serta membantu mereka terkait marketability dari produknya,” ujar Helianti.

Javara juga turut menyantumkan cerita-cerita di balik produk yang biasa tertulis di masing-masing produknya ke dalam e-store ini yakni pada fitur Javarapedia. Helianti menegaskan, pihaknya tidak hanya ingin menjadikan sebagai paltform penjualan, tetapi juga terdapat unsur edukasi, makanya dilengkapi dengan kumpulan resep dan mengoneksikan video informatif Youtube Javara. “Kami menginginkan e-commerce yang plus-plus. Bisa memberikan insight juga kepada para produk lokal,” tuturnya.

Ia menambahkan, keberadaan Javarastore sedikit berbeda dari e-store yang establish umumnya, di mana para penjual secara mandiri menjual produknya, tetapi javarastore membantu mereka dengan analisis-analisis teknis dan competitiveness. Adapun saat ini telah terdapat sekitar 150-200 produk di Javarastore.

Sementara itu, Teten Masduki Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI, menyambut baik upaya yang dilakukan Javara. Pada acara peluncuran Javarastore, Teten berpendapat bahwa digitalisasi saat ini menjadi sangat penting untuk industri pangan dan kuliner. “Di era sekarang ini, kita dapat melihat bahwa UMKM yang tumbuh adalah yang terhubung ke platform digital. Kami menargetkan 30 juta UMKM yang terhubung ke ekosistem pada 2024, sekarang sekitar 16 juta,” ujarnya.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)