Jawab Tantangan HR, Samora Group Terapkan Konsep Deliver Today & Prepare for Tomorrow

Bambang Yapri, Human Capital Director Samora Group

Sebagai salah satu pemain besar di bisnis gula rafinasi di Tanah Air, Samora Group termasuk perusahaan yang aktif mentransformasi bidang Sumber Daya Manusia (SDM).

Samora Group membawahi beberapa anak perusahaan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yang membidangi agribisnis, produksi benih dan plasma nutfah, industri manufaktur, kilang, infrastruktur, serta bangunan berbasis bio. Anak usahanya antara lain PT Sentra Usahatama Jaya, PT Sukses Mantap Sejahtera, PT Medan Sugar Industry, dan PT Andalan Furnindo (masing-masing bergerak di bidang gula rafinasi). Ada juga anak usaha lain di bidang logistik, yakni PT Catur Global Logistik.

Perusahaan yang mempekerjakan sekitar 1.700 karyawan dengan jumlah generasi milenial 30-40% ini tidak terlepas dari tantangan bisnis yang semakin besar pada era double disruption ini sehingga harus mengadaptasi strateginya. Maka berbagai inisiatif di bidang HR banyak dilakukan perusahaan ini.

“Kami melakukan redefinisi dari desain struktur organisasi dengan akselerasi teknologi, dengan digitalisasi dan otomatisasi sebagai katalisnya. Proses transformasi terus berjalan dan diharapkan organisasi kami menjadi lebih ringan dan tepat," ujar Bambang Yapri, Human Capital Director Samora Group dalam webinar ‘Indonesia HR Trends and Future Readiness Amidst Pandemic Challenges’ yang diselenggarakan SWA.

Dari sisi strategi, Samora Group mengusung konsep “Deliver Today, Prepare for Tomorrow”. Perusahaan ini fokus mengembangkan dari sisi operational excellence dan product excellence untuk menjawab tantangan bisnis dengan diversifikasi pasar dan produk.

“Digitalisasi dan otomatisasi menjadi hal yang mengakselerasi proses bisnis dan juga katalis dalam pencapaian tujuan perusahaan. Untuk itu, SDM yang ada atau yang mau ditarik bergabung merupakan talent yang mesti siap untuk hal tersebut. Strategi upskill dan reskill karyawan juga akan dijalankan sebagai satu kunci pengembangan SDM,” Bambang menjelaskan.

Dari sisi sistem, pengembangan yang dilakukan lebih pada peningkatan kapasitas dan partisipasi karyawan dalam mengelola diri (employee self-service) dan pengembangan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi terkini terkait upaya preventif di bisnis. Samora Group juga sedang mengembangkan bentuk blended learning yang pas bagi perusahaan, selain membangun talent pipeline dan proses assessment terstruktur untuk penentuan posisi talenta.

Pages: 1 2

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)