John Riady: Akses Perbankan dan Digitalisasi Kunci UMKM Berdaya

Lima tahap pertumbuhan UKM

Direktur Eksekutif Lippo Group John Riady menegaskan fakta bahwa UMKM merupakan sektor yang memainkan peran signifikan dalam perekonomian nasional, bahkan ketika negara diguncang pandemi sekalipun.

UMKM dianggap paling tahan banting di tengah tantangan perekonomian. Terlebih, posisinya yang masih merupakan pilar perekonomian nasional. Mengacu data Kementerian Koperasi dan UKM, jumlahh UMKM saat ini mencapai 64,2 juta dengan kontribusi terhadap PDB sebsear 61,07%.

Di lain sisi, meskipun memiliki kontribusi dan peran besar, UMKM masih dihadapkan pada berbagai persoalan dan tantangan. Salah satunya adalah UMKM seringkali tidak dibekali dengan pengetahuan manajemen yang mapan.

Kekurangan ini memunculkan persoalan baru, yakni UMKM masih sulit mengakses permodalan dari sektor perbankan lantaran catatan keuangan yang belum rapi atau bahkan belum ada.

Tantangan kedua, sebut John adalah digitalisasi yang masif saat ini. “Digitalisasi ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi UMKM naik kelas, dari segala sisi jika bisa dimanfaatkan, proses digitalisasi bisa membuat sektor UMKM lebih profesional termasuk mempercepat inklusi keuangan. Tidak hanya itu, melalui akses digital, UMKM bisa memperluas pasar bahkan hingga ke mancanegara,” tegas John.

Ia menambahkan, UMKM Indonesia seharusnya minimal punya komunitasi ASEAN agar perekonomian kawasan lebih menyatu dan lebih mudah merealisasikan ASEAN Economic Community (AEC).

“Keberadaan UMKM bisa dioptimalkan hingga mencapai hasil yang sebelumnya tidak dibayangkan, misalnya menggantikan bantalan ekonomi nasional yang bertumpu pada sektor komoditas dan tambang,” tambah John.

Lippo Group sendiri telah memiliki berbagai inisiatif agarsektor UMKM tersebut 'naik kelas'. Salah satunya adalah anak usahanya yakni PT Link Net Tbk (LINK) melalui brand First Media meluncurkan Duit (dana usaha dan internet tanpa batas) untuk membantu pengembangan dan pemulihan ekonomi sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Duit adalah program kemitraan Link Net dengan Nobu Bank yang juga anak usaha Lippo Group. Bahkan, Nobu Bank baru-baru ini pun ikut memperkuat program Laku Pandai dalam upaya pemerintah meningkatkan inklusi keuangan. Hal itu dilakukan melalui pendirian Taman QRIS diDesa Digital Giriroto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)