Jurus Balmer Lawrie Menghadapi Tahun 2020

PT Balmer Lawrie Indonesia (BLI), perusahaan yang bergerak di industri pelumas, melihat potensi pasar gemok tahun mendatang sangat besar, di mana jumlah kendaraan roda dua 137,7 juta unit dan mobil 24,6 juta unit, dengan rata-rata pemakaian gemok sekitar 0,1 kg per tahun per unit kendaraan. Tidak hanya kendaraan, bahkan di rumah pun membutuhkan gemok pada beberapa elemen seperti engsel pintu, pagar, dan lain-lain.

Takwa Fuadi Samad, Direktur BLI, mengatakan, untuk meraup peluang tersebut BLI akan memperkuat kanal-kanal distribusi dan berinovasi pada produknya supaya bisa memberikan nilai lebih bagi konsumen. “Kapasitas produksi di dalam negeri masih memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri,” ujar Takwa.

Lebih lanjut ia menjelaskan, dalam acuan bisnis perusahaan di tahun 2020, BLI konsisten mengusung empat poin yaitu world class lubricant at affordable price, Providing comprehensive lubrication solution, Market leader in grease & speciality lubricants, dan environmentally friendly lubricant.

Sebagai salah satu bentuk inovasi, BLI baru saja merilis grease LICOM EP 3 yang diluncurkan dalam bentuk kemasan pouch 100 gram dan 200 gram. Di mana sebelumnya, produk ini telah ada dalam kemasan cup ukuran 450 gram. Seri baru ini akan menjadi andalan untuk tahun 2020.

“BLI mengusung Endless Innovation for Customer Benefit. Kemasan pouch ini sebagai upaya menjawab tingginya kebutuhan konsumen akan kepraktisan dan mandiri dalam perawatan kendaraan maupun pelumasan berbahan dasar besi dan baja yang ada di rumah,” jelas Takwa.

Adapun harga yang dibanderol untuk kemasan pouch 100 gram yaitu Rp12.500, dan kemasan pouch 200 gram seharga Rp21.300. Takwa menjelaskan, seri terbaru ini memiliki kekentalan yang sesuai standard NLGI no. 3. Produk yang dibuat menggunakan Lithium Complex ini termasuk gemuk tahan panas, dengan titik leleh 260 derajat Celcius.

Terkait distribusi, dalam jangka panjang BLI ingin memiliki jaringan distributor yang berkembang dan kuat terutama di Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Para distributor yang mendukung penjualan produk Balmerol dan layanannya harus memenuhi syarat, di antaranya pasar dan jaringan yang luas, serta dukungan finansial yang memadai.

Saat ini BLI memiliki kemampuan memproduksi sendiri grease sebanyak 6.000 MT per tahun, oli pelumas 3.000 KL per tahun, dan Bituminous Compound 3.000 MT per tahun, dalam satu shift produksi di pabrik Cikande, Banten.

“Jumlah tersebut meningkat tiap tahunnya. Kami menargetkan bisa mencapai produksi hingga 10.000 MT pada tahun-tahun mendatang,” ujar Takwa.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)