Jurus HiLo Perkuat Engagement Pasar Dewasa Muda

Terinspirasi dari hasil karya lukisan Nila Tanzil, HiLo Active menghadirkan kemasan terbarunya untuk menginspirasi pentingnya menjalani hidup aktif dan kreatif di era normal baru, khususnya bagi pasar utama HiLo yakni kelompok dewasa muda.

Susana, Head of Marketing Nutrifood produsen HiLo mengatakan, “Sebagai brand yang dekat dengan konsumen usia aktif, kami terus berinovasi agar tetap relevan dan mendukung kebutuhan nutrisi para usia aktif. Ketika sedang menggali ide inovasi untuk HiLo Active, kami tidak sengaja menemukan cerita Mbak Nila yang inspiratif ketika memulai melukis serta relevan dengan misi HiLo Active untuk menginspirasi hidup aktif dan kreatif."

Menurutnya, karya lukisan Nila bagus dan menarik. Maka muncullah ide untuk berkolaborasi dengan beliau dan mengaplikasikan lukisan tersebut di kemasan baru HiLo. Hasil karya lukisannya tidak hanya untuk kemasan baru produk, tapi sampai ke gimmick pendukung seperti masker dan mug.

Nila Tanzil, yang merupakan seorang penulis buku, traveler, sociopreneur dan pendiri Taman Bacaan Pelangi, mengatakan, “Awalnya saya membuat lukisan ini tanpa ekspektasi apa-apa. Hanya ingin mencoba kegiatan baru dan melepas kejenuhan saat dirawat di rumah ketika sakit. Bahkan, sebelumnya saya sangat jarang melukis. Saya melukis di atas kertas dan cat air, sesuai dengan pengalaman yang berkesan bagi saya ketika traveling dulu."

Ternyata kegiatan ini sangat menyenangkan dan membuat Nila merasa lebih rileks di saat sakit dulu. Nila senang dan merasa terhormat karyanya bisa dihargai dan mendapat tanggapan yang positif juga dari konsumen HiLo.

Pada masa pandemi, mulai dari himbauan untuk di rumah saja hingga masa era normal baru ini, masyarakat mulai menjalani kebiasaan dan cara hidup baru. Akan tetapi, kondisi ini juga berimplikasi pada kesehatan mental.

Psikolog Nadya Pramesrani, M. Psi. menyatakan, menurut penelitian dari Brooks tahun 2020, masa pandemi memiliki dampak kesehatan mental di berbagai kalangan usia, termasuk usia dewasa, mulai dari depresi, stress, low mood, mudah marah atau merasa terganggu, insomnia, Post-Traumatic Stress Disorder(PTSD), hingga kelelahan emosional.

Penelitian dari Harvard T.H. Chan School of Public Health menemukan
bahwa membangun gaya hidup yang aktif, misalnya berolahraga rutin dan aktif bergerak dapat bermanfaat untuk menurunkan risiko depresi, melepaskan rasa tegang dan stress, serta meningkatkan energi fisik dan mental melalui produksi endorfin.

Selain itu, melakukan hobi dan mengeksplorasi hal-hal baru juga bermanfaat untuk bantu meningkatkan tingkat mood dan mengurangi stress. Bahkan, bermula dari hal yang kita sukai, kita dapat mengeksplorasi potensi diri kita untuk menunjang perkembangan diri, baik secara personal maupun professional (self-growth).

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)