Kadishub Jateng Sudah Antisipasi Puncak Mudik pada H-3 Lebaran

Banyaknya pemudik ke Jawa Tengah (Jateng)  tahun ini, Kepala Dinas  Perhubungan Provinsi Jateng Henggar Budi Anggoro mengatakan  pihaknya sudah mengantisipasi puncak arus mudik pada H-3 Lebaran. Bahkan  siap melayani para pemudik yang akan melintas dari Jakarta ke Jawa Timur (Jatim)   mencapai 16,8 juta orang.

"Pada prinsipnya Jateng  siap untuk bagaimana kita melayani tamu-tamu, saudara-saudara kita yang akan mudik, baik itu yang akan ke Jateng    maupun yang akan melintas," kata Henggar  dalam acara diskusi daring bertema ‘Berkah Mudik untuk Daerah’  yang digelar  FMB9 (25/4/22). 

Saat ini, kata Henggar, ada lima ruas jalan yang dapat digunakan pemudik untuk  melintas dari ujung timur ke barat Pulau Jawa dan sebaliknya. Antara lain jalan  Pantura, jalan tol, jalur tengah dan jalur Pansela serta jalur lingkar selatan.  "Ada lagi salah satu jalur yang saat ini, kemarin pak KemenPUPR sudah mulai  mempublikasi mengharapkan banyak dilewati oleh para pemudik yakni jalur  lingkar Selatan," ujarnya. 

Henggar berharap, nanti pemudik dapat menjadikan jalur lingkar selatan ini  sebagai jalur alternatif. Kondisi jalannya, kata Henggar, sudah dalam kondisi siap  dipakai.

"Jadi secara keseluruhan, di Jateng pada prinsipnya sudah siap semua.  Karena memang nanti termasuk rencana pemberlakuan one way itu kan nanti  berakhir di KM 141, Kali Kampung," tambahnya.

Pihaknya sudah menyiapkan sejumlah skenario untuk diterapkan dalam rangka  mengatasi masalah kemacetan di jalur alternatif. Terutama diujung one way dari  arah barat yakni di exit toll Kali Kampung.  "Di exit toll Kali Kampung, nanti pada saat arus puncak akan dioperasionalkan  sebanyak 23 gate. Tidak hanya 23 gate, nanti juga diterapkan skenario-skenario  agar tidak terjadi penumpukkan," paparnya.

Kalau masih terjadi penumpukkan, pihaknya juga akan mengurangi arus lalu  lintas kendaraan dari mulai exit toll Kali Ungu dan exit toll Pekandon serta  Walari.  "Saya kira kondisinya seperti itu. Di samping itu,  kita mencoba antisipasi di beberapa  ruas jalur tengah bagi warga yang ke Yogyakarta, dimana saat ini yang paling menjadi  favorit adalah keluar di Kartosuro, sehingga akan melewati jalan Solo ke Yogya,"  tuturnya.

Untuk diketahui, berdasarkan survei yang dilakukan Litbang Kemenhub  disebutkan bahwa Provinsi Jateng menjadi tujuan mudik terbesar dengan  perkiraan jumlah pemudik 21,3 juta orang.  Angka ini disusul Jatim  dengan prediksi pemudik mencapai 14,9 juta.  Berikutnya Sumatera Selatan yang diperkirakan akan kedatangan pemudik  sebanyak 1,3 juta orang.

Swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)