Kalbe Selenggarakan Edukasi Seminar DBSDLS 2017

PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) bersama dengan Stem Cell and Cancer Institute (SCI) untuk ke-lima kalinya kembali menyelenggarakan program edukasi seminar ilmiah berseri Dr. Boenjamin Setiawan Distinguished Lecture Series (DBSDLS) 2017 di Jakarta. Seminar internasional tahun ini mengangkat tema Cancer Immunotherapy Has Arrived: Using Cells, Genes and Viruses.

Program Dr. Boenjamin Setiawan Distinguished Lecture Series merupakan suatu upaya Kalbe dan Stem Cell and Cancer Institute (SCI) berbagi informasi mengenai kemajuan mutakhir yang telah dicapai dalam perkembangan teknologi dan riset terkini. “Ditujukan khususnya untuk peneliti, akademisi dan praktisi kesehatan. Kami percaya bahwa inovasi, pengembangan riset dan teknologi merupakan hal yang penting,“ ujar Vidjongtius, Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk.

Tema Imunoterapi dipilih tahun ini karena merupakan salah satu terobosan baru terapi kanker yang menjanjikan. Imunoterapi merupakan upaya memanipulasi sistem imun tubuh untuk menyerang sel kanker dengan memanfaatkan spesifisitas, kapasitas memori dan potensi sel-sel imun untuk mengenali sel target sehingga hasil yang diberikan lebih aman, efektif dan long lasting terhadap berbagai jenis kanker.

Dalam dekade terakhir, pengembangan aplikasi imunoterapi di dunia telah menghasilkan beberapa produk yang lolos uji klinis FDA untuk terapi kanker. Salah satunya adalah monoklonal antibodi terhadap molekul immune checkpoint inhibitor. Selain itu terapi berbasis adoptive cell therapy, seperti CAR-T cell, modified NK-cell, telah mengalami perkembangan yang sangat cepat dengan terlibatnya industri farmasi dalam berbagai penelitian imunoterapi kanker. Imunoterapi saat ini diyakini akan menjadi dasar terapi masa depan untuk menggantikan obat dan terapi konvensional. “Seminar internasional Dr. Boenjamin Setiawan Distinguished Lecture Series ini diharapkan dapat mengembangkan wawasan ilmiah akademisi, praktisi kanker maupun komunitas kanker mengenai imunoterapi baik riset maupun aplikasinya “ kata dr. Sandy Qlintang, Direktur Stem Cell and Cancer Institute sekaligus Ketua Umum Panitia DBSDLS.

Selain seminar internasional, rangkaian seminar ilmiah berseri ini telah dilaksanakan di empat Universitas terkemuka di Indonesia, yaitu Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Universitas Airlangga Surabaya, Universitas Atmajaya Pluit Jakarta dan Universitas Indonesia Jakarta dengan total peserta kurang lebih 1.000 orang yang merupakan praktisi kesehatan, akademisi, peneliti dan mahasiswa kedokteran.

 

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)