Kalog Berencana Manfaatkan Kereta Api Pelabuhan

PT Kereta Api Logistik (KALOG), anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia, memantapkan posisinya di bidang logistik dengan mengoptimalkan konektivitas layanan Kereta Api Kontainer ke Pelabuhan Tanjung Priok melalui Jakarta International Container Terminal (JICT) dengan pengoperasian relasi baru yaitu JICT  – Klari di Karawang Timur.

Junaidi Nasution,  Plt Direkltur Utama PT Kereta Api Logistik, mengungkapkan, layanan ini merupakan langkah ekspansif perusahaan untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha dalam menghubungkan titik-titik strategis, khususnya kawasan industri ke pelabuhan untuk memastikan kelancaran distribusi logistik ekspor-impor. “Layanan ini kami harap dapat berkontribusi tergadap kemajuan industri logistik khususnya dalam pemanfaatan jaringan rel untuk mendukung distribusi logistik yang efektif dan efisien,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, layanan KA Kontainer relasi JICT – Klari melayani satu kali keberangkatan rangkaian KA stamformasi 20 Gerbong Datar atau setara dengan 40 TEUs dengan jadwal keberangkatan setiap dua hari sekali. Ke depan, perseroan berencana untuk mengembangkan layanan tersebut baik dalam peningkatan okupansi rangkaian maupun frekuensi keberangkatan dengan potensi angkutan atau throughput yang tersedia yaitu 4.000 - 5.000 Teus per bulan.

“Layanan KA Kontainer JICT - Klari menawarkan keleluasaan dalam mengelola rantai distribusi logistik para pengusaha secara efektif terutama dalam menyesuaikan pengiriman dengan waktu open window Pelabuhan untuk pengiriman ekspor,” ujarnya menambahkan. Dengan layanan ini, pelaku usaha dapat memastikan angkutan akan tiba di stasiun tujuan dalam waktu 3 jam perjalanan yang sebelumnya memakan waktu hingga 8 jam menggunakan moda truck dengan kondisi kepadatan jalan dan pembatasan jalan tol. “Nilai dan keunggulan tersebut menjadi nilai lebih yang menarik dari layanan distribusi logistik berbasis KA,"dia menegaskan.

Sebelumnya, KALOG telah meresmikan layanan KA Kontainer relasi JICT – Cikarang Dry Port (CDP) dan menjadi layanan KA Kontainer pertama yang menghubungkan layanan langsung ke Pelabuhan Tanjung Priok. Layanan tersebut sejalan dengan program nasional dan menjadi langkah awal Pemerintah dalam mewujudkan distribusi logistik antar moda.

Saat ini, perusahaan dapat melayani 2 rangkaian KA setiap hari dengan total okupansi sebesar 240 TEUS untuk perjalanan pulang pergi. Selain peningkatan okupansi, pengembangan KA pelabuhan juga dilakukan melalui perluasan relasi dengan melayani relasi JICT – Gedebage. Ke depan, perusahaan akan terus fokus pada pengembangan KA Pelabuhan sebagai salah satu program strategis dalam berkontribusi terhadap kelancaran sistem logistik nasional.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)