Kamping di Alam Terbuka dengan Aman di Bobocabin

Di masa pandemi, liburan ke alam bebas menjadi pilihan dan kini menjadi tren. Hanya saja tidak semua orang nyaman berkemah sengan tenda, kekhawatiran akan hewan liar salah satunya. Perusahaan rintisan property-technology PT Bobobox Mitra Indonesia (Bobobox) menjawab kebutuhan tersebut dengan menghadirkan Bobocabin.

Bobocabin diluncurkan pada Senin, 15 Februari 2021. Ini menjadi lini bisnis baru Bobobox yang dihadirkan di tengah pandemi. Pada soft launch ini Bobocabin baru dibukan dua kabin saja di kawasan Wana Wisata Rancaupas, Bandung.

Bobocabin yang mengusung konsep elevated camping menawarkan pengalaman baru berkemah di hutan, dengan dukungan teknologi Internet of Things (IoT). Sehingga pengguna bisa menginap dan menikmati keindahan alam sekitar dengan aman.

Perusahaan property-technology ini menghadirkan Bobocabin sebagai upaya mendukungpemerintah dalam menciptakan new normal destination yang dapat tetap memberikan dampak bagi upaya pemulihan ekonomi pasca pandemiCovid-19 melalui sektor pariwisata, sekaligus memberikan alternatif liburan dengan cara baru bagi masyarakat luas di saat kekhawatiran akan penyebaran virus masih tinggi.

Untuk diketahui, Bobocabin merupakan produk ketiga yang sudah diluncurkan oleh Bobobox sejak awal berdirinya di tahun 2017. Produk pertama dan sekaligus produk flagship Bobobox adalah hotel kapsul, kemudian disusul dengan produk akomodasi co-living (Boboliving) yang diluncurkan bulan Desember tahun lalu.

Melalui inovasi terbaru kami dalam bentuk Bobocabin, kami ingin turut serta berkolaborasi dalam segala upaya lintas sektoral dalam memulihkan ekonomi, khususnya sektor pariwisata yang sangat terdampak oleh pandemi. Kami juga ingin tetap menjadi solusi beristirahat andalan bagi masyarakat dengan menawarkan sebuah cara baru untuk menikmati waktu luang, yaitu dengan menyatukan diri dengan alam namun tetap dengan cara yang aman dengan dukungan desain dan teknologi andalan,” ujar CEO dan Co-Founder Bobobox Indra Gunawan.

Indra berharap keberadaan Bobocabin juga dapat ikut serta dalam menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar dan juga ikut serta memajukan industri pariwisata dengan mengedepankan keberlanjutan baik dari segi sosial, ekonomi maupun lingkungan.

Untuk tahap awal, Bobocabin akan tersedia di dua kawasan di Bandung yaitu Rancaupas dan Cikole dengan memanfaatkan lahan milik Perhutani. Perjanjian kerjasama antara kedua belah pihak telah dilakukan pada Desember tahun lalu. Nantinya, Bobocabin akan memanfaatkan lahan seluas masing-masing 1,26 Ha di Wana Wisata Ranca Upas, Bandung Selatan, dan 1 Ha di Green Grass Cikole, Bandung Utara, yang selama ini dikelola Perhutani. Bobobox akan melakukan utilisasi terhadap lahan di kedua kawasan tersebut dengan rincian 100 - 300 m2 untuk bangunan Bobocabin, 50 - 100 m2 untuk fasilitas toilet, dan 200 - 500 m2 untuk area fasilitas penunjang lainnya.

Desain Bobocabin mengadopsi desain modular yang futuristik berkapasitas dua orang dewasa dan satu anak-anak dengan tetap memperhatikan kebutuhan untuk melakukan physical distancing. Dengan begitu, para pengunjung bisa tetap mendapatkan nuansa beristirahat danberpetualang secara personal meskipun berada di lingkungan alam terbuka.

Dengan mempertimbangkan kebutuhan keamanan di masa pandemi, setiap kabin dibangun dengan memperhatikan jarak yang cukup antar bangunan. Selain untuk mendukung privasi dan kenyamanan pengunjung, hal ini juga untuk memastikan protokol kesehatan dapat diimplementasikan dengan baik.

Selain itu, sejauh ini Bobobox sudah menerapkan ​contactless experience dengan dukungan teknologi IoT untuk operasional produk hotel kapsul, dan ini juga yang akan diterapkan untuk operasional kabin, salah satunya dengan memanfaatkan fitur QR code untuk membuka pintu. Area umum seperti lobi dan toilet dibersihkan setiap jam, dengan penerapan 3M dilakukan dengan disiplin. Penyediaan ​hand sanitizer di tempat-tempat seperti lobi, toilet, dan kabin juga tidak lupa untuk diterapkan.

Tiap - tiap kabin akan dilengkapi dengan fasilitas yang modern dengan dukungan teknologi IoT untuk mengontrol fitur-fitur yang ada di dalamnya seperti smart glass window, lampu, pintu dan Bluetooth Audio Speaker yang bisa dikendalikan langsung dari ponsel pengunjung. Bobocabin juga dilengkapi denganfasilitas resepsionis 24 jam, barbeque dan api unggun. Selain itu, pengunjung juga dapat mengeksplorasi atraksi lain yang terdapat di area sekitarnya. Bobocabin ditawarkan dengan rentang harga Rp 450 ribu - 550 ribu per hari.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)