Kapal Cruise MV Sun Princess Pertama Bersandar di Dermaga Gili Mas

Kapal Cruise MV Sun Princess yang mengangkut wisatawan asing sebanyak 2.031 penumpang dan 828 crew menjadi kapal pertama yang bersandar di Dermaga Cruise dan Peti Kemas Terminal Gili Mas.

Kapal ini berlayar dari Fremantle, Australia menuju Port Kelang, Malaysia. Terminal Gili Mas yang terletak di kawasan Lombok Barat, NTB, dibangun untuk mendukung destinasi pariwisata super prioritas Mandalika dan Lombok.

Kepala Bagian Hukum dan Kerjasama Luar Negeri Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Hasan Basri, mengatakan, kedatangan kapal Cruise milik asing tersebut merupakan potensi bagi pariwisata Lombok Barat. “Kedatangan kapal ini merupakan potensi pariwisata dan dapat berpengaruh pada pendapatan daerah terutama pariwisata yang menjadi ikon," kata dia.

Dermaga Cruise di Terminal Gili mas dibangun sepanjang 440 meter dan lebar 26 meter dengan kedalaman kolam pelabuhan yang mencapai -14 meter LWS (low water spring/rata-rata permukaan air. Sementara itu, Kapal Cruise MV Sun Princess yang dinahkodai oleh Capt. Kent Thomas William Henry berukuran GT 77.441 memiliki dimensi Length Overall 221,4 meter, dan lebar 32,25 meter.

Di Lombok, wisatawan asing tersebut akan mengunjungi beberapa objek wisata diantaranya Taman Narmada, pusat kerajinan Cukli Sayang- Sayang, Lingsar, Pantai Senggigi, Gili Trawangan, Museum, Desa pengrajin tenun Sukarara, Desa Sade, kerajinangerabah Banyumulek, dan Mandalika sebagai salah satu destinasi wisata super prioritas.

“Dermaga Cruise tersebut diproyeksikan menjadi lokasi singgah kapal-kapal pesiar, baik dari dalam maupun luar negeri, dimana kapal bisa langsung bersandar tanpa menggunakan sekoci untuk mencapai daratan,” kata M. Junaidin, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III.

Lebih jauh dia mengatakan, kesempatan ini merupakan momen bagi kebangkitan pariwisata Nusa Tenggara Barat khususnya Lombok pasca diguncang gempa bumi beberapa waktu silam.

"Pelabuhan Gili Mas menjadi modal besar bagi NTB khususnya untuk Lombok karena kita bicara kegiatan yang sudah dicanangkan seperti Moto GP, selain itu juga Kawasan Ekonomi Khusus," kata Junaidin. Pelabuhan ini diorientasikan akan dapat melayani kegiatan internasional untuk penumpang maupun barang muatan.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)