Kartu Kredit Prioritas Mandiri Incar Pertumbuhan 15%

Saat ini, nasabah HNWI Bank Mandiri berjumlah lebih dari 55.000 nasabah.

Untuk menumbuhkan bisnis di segmen konsumer, PT Bank Mandiri Tbk merilis kartu kredit prioritas terbaru bagi nasabah high net worth individuals (HNWI).

Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri, Hery Gunardi, menjelaskan, bisnis kartu kredit saat ini menjadi salah satu mesin motor penggerak utama segmen konsumer yang diandalkan menjadi sumber pendapatan perseroan. Hal ini terlihat dari nilai pembiayaan dari bisnis kartu kredit yang mencapai Rp12,4 triliun pada akhir Juni 2019, meningkat 18% dari tahun sebelumnya. Nilai tersebut setara dengan 14% dari total kredit segmen konsumer yang disalurkan sebesar Rp 87,3 triliun.

"Meski persaingan semakin ketat, potensi bisnis kartu kredit ini masih cukup besar karena pola belanja konsumen di Indonesia semakin merujuk pada prinsip kepraktisan, yang menjauhi pola belanja konvensional secara tunai. Apalagi, kesadaran masyarakat akan manfaat kartu kredit juga semakin baik," kata Hery saat memperkenalkan kartu kredit prioritas terbaru itu di Jakarta, Rabu (07/08/2019).

Hery menambahkan, dengan kartu kredit ini, nasabah prioritas Bank Mandiri dapat menikmati berbagai privileges sesuai dengan citra dan lifestyle-nya di seluruh dunia. Layanan priority travel experience memberikan kemudahan dalam mengelola bisnis dan investasi selagi travelling dengan akses airport lounge dan complimentary wifi di seluruh dunia.

Mandiri Kartu Kredit Prioritas juga menyediakan priority shopping experience dengan exclusive preview dari berbagai brand ternama serta 6x fiestapoin setiap bertransaksi di luar negeri. Selain itu, tersedia pula akses ke lapangan golf dan pengalaman makan malam di berbagai restoran ternama dunia serta layanan concierge dalam priority leisure experience.

"Bahkan pemilik kartu kredit ini mendapatkan welcome bonus setelah melakukan transaksi pertama sebesar Rp 1,5 juta untuk pembelian gadget dan fashion terkini. Ini adalah salah satu fitur eksklusif dari kartu kredit terbaru ini," ujarnya.

Melalui kartu kredit prioritas ini, pihaknya menargetkan dapat menambah pertumbuhan sales volume kartu kredit di atas 15% hingga akhir tahun ini dengan rasio pinjaman bermasalah yang relatif rendah di kisaran 2-2,2%.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)