Kepemimpinan Gaya Minori Usui di Epson

Minori Usui telah menunjukkan kepemimpinan yang kuat dalam menyeleraskan dan menciptakan sebuah perusahaan yang melayani kebutuhan konsumen dan masyarakat.

Setelah lulus dari perguruan tinggi, ia tertarik dengan Shinshu Seiki—sekarang Seiko Epson Corporation, karena adanya semangat untuk membuka area bisnis baru dengan teknologi orisinil. Bergabung dengan perusahaan pada tahun 1979, Usui langsung bertanggung jawab untuk mengevaluasi mini printer untuk kalkulator desktop. Ia pun kemudian terlibat dalam proyek untuk merencanakan dan mengenalkan printer thermal untuk kalkulator desktop.

Setelah 9 tahun, tepatnya pada 1988, Usui dipindahkan ke departemen pengembangan Inkjet Printer, dalam 2 tahun ke depan, ia memperkuat konsep pengembangan teknologi Micro Piezo Epson. Pada saat inilah ia meramalkan kemungkinan masa depan teknologi Piezo yang dapat dibawa ke ranah dunia percetakan.

Sebagai hasil dari terobosan dan semangat teknologinya, tahun 1990, ia dipercaya untuk memimpin sebuah tim pengembangan proyek yang terdiri dari 80 insiyur dan pegawai terbaik yang dipilih dari seluruh perusahaan. Komersialisasi teknologi tersebut pun menghasilkan printer konsumen Micro Piezo pertama pada tahun 1993, yang mampu membentuk basis bisnis printer inkjet yang berkembang pesat.

Atas keberhasilan proyek ini, pada 1997, Usui menjabat sebagai general manager yang bertanggung jawab atas pengembangan inkjet. Berlanjut tahun 2002, ia dipromosikan menjadi direktur perusahaan dan wakil COO (Chief Operating Officer) bisnis percetakan Epson secara keseluruhan.

Tahun 2005, ia menjadi COO Divisi Teknologi Produksi. Selang 2 tahun kemudian, ia diberi tanggung jawab ganda sebagai COO Divisi Penelitian dan Pengembangan. Ia pun memanfaatkan peran ini dengan mengidentifikasi dan mendedikasikan sumber daya yang ada untuk meningkatkan hasil penelitian dan pengembangan yang mampu meningkatkan komersialisasi. Di sini ia bisa lebih menyadari potensi Micro Piezo yang telah ia impikan sebelumnya, yaitu dengan berhasil mengintegrasikan teknologinya ke dalam peralatan produksi filter warna untuk TV LCD, serta aplikasi industri lainnya.

Setelah diangkat sebagai presiden,pada 2008, pria yang memiliki hobi membaca buku bisnis ini mulai merencanakan strategi pertumbuhan jangka menengah dan jangka panjang Epson. Walaupun di tengah lingkungan ekonomi dan krisis keuangan internasional, strategi ini mampu menghasilkan arus kas yang stabil dan berfokus pada kekuatan produk. Selain itu, dengan cara mengalihkan model bisnis dan portofolio produk yang baru, yang dapat mengembangkan area bisnis baru serta memperkuat struktur perusahaan. Pada tahun 2016, Epson mendirikan Epson 25 Corporate Vision, yaitu sebuah visi jangka panjang hingga tahun 2025, serta rencana bisnis jangka menengah Epson 25 hingga tahun 2018.

Usui pun semakin memberikan kepemimpinan yang kuat. Ia mendedikasikan dirinya untuk mengejar nilai pelanggan sebagaimana diwujudkan dalam tagline Exceed Your Vision. "Kami fokus pada inovasi produk, memberi nilai tambah bagi konsumen, orisinalitas pada bisnis model, pentingnya keseluruhan sistem, membangun produk, dan inovasi teknlogi," tambahnya. Baginya adalah penting bahwa perusahaan melampaui ekspektasi pelanggan serta berkontribusi secara signifikan terhadap kebutuhan mereka.

 

Editor : Eva Martha Rahayu

www.Swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)