Kerjasama PPL dan GDTC International Senilai Rp 2,25 Triliun

Kolaborasi PT Pandawa Prima Lestari dengan GDTC dalam pembiayaan program pengembangan Lapangan Karamba dan Mentawir senilai Rp 2,25 triliun

PT Pandawa Prima Lestari (PPL) dan Group of Development, Technologies dan Construction Companies (GDTC)  menandatangan Nota Kesepahaman  membiayai program pengembangan Lapangan Karamba dan Mentawir sebesar Rp 2,25 triliun  di kantor SKK Migas, Jakarta. 

“Investasi ini akan kami gunakan untuk membiayai program pengembangan Lapangan Karamba dan Mentawir agar dapat berproduksi sebesar 100 - 120 juta SCF per hari pada tahun 2023 dan diharapkan dapat menjadi kontribusi kami kepada Ketahanan Energi Nasional melalui pemenuhan kebutuhan Refinery Unit 5 akan gas bumi yang akan meningkat setelah RDMP selesai pada tahun 2023,” tutur President & General Manager PPL, J.D.C Buddy Beer

Sekretaris SKK Migas, Taslim Z YunusYunus menyatakan pengembangan proyek ini tidak saja akan meningkatkan produksi migas untuk tercapainya Visi 2030, "Namun juga wujud nyata industri hulu migas nasional dalam pemenuhan energi nasional untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, menggerakkan ekonomi lokal dan penyerapan tenaga kerja," ujar Taslim Z Yunus. 

SKK Migas menyambut baik kerjasama PSC Pandawa Prima Lestari dengan investor GDTC yang mendeklarasikan diri sebagai investor yg mengembangkan proyek ekonomi hijau, energi terbarukan dan pembangunan berkelanjutan dalam konvensi kerangka kerja PBB tentang perubahan iklim. Harapannya Nota Kesepahaman ini segera ditindaklanjuti oleh kedua belah pihak dengan suatu program pengembangan WK Wain yang memperhatikan lingkungan.

“Tuntutan global yang mengedepankan energi hijau tidak selayaknya menempatkan induatri hulu migas Indonesia pada kegiatan yang harus dijauhi, sebab dalam melaksanakan kegiatan, industri hulu migas Indonesia mewajibkan KKKS memperhatikan pengelolaan lingkungan yang baik, mewajibkan KKKS menanam pohon pada daerah aliran sungai dan kawasan operasi, serta yang terakhir adalah mewajibkan zero flaring. Kami mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan penggunaan energi yang efisien demi masa.depan bangsa,” tambah Taslim

PT. Pandawa Prima Lestari (PPL) yang merupakan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) sangat mendukung program SKK Migas untuk mencapai produksi minyak 1 (satu) juta BOP per hari dan gas 12 (dua belas) milyar SCF per hari di tahun 2030 yang sejalan dengan program kecukupan dan ketahanan energi. 

GDTC yang memiliki visi Green Energy melihat nilai strategis dari Blok Wain yang dikelola PPL. Selain karena Gas adalah bahan bakar terbersih diantara bahan bakar fosil lainnya, GDTC juga mempertimbangkan lokasi Blok Wain yang berdekatan dengan lokasi Ibu Kota baru Indonesia dan Refinery Unit 5 yang sedang melaksanakan Refinery Development Master Plan (RDMP). Kedekatan lokasi ini meningkatkan daya saing gas produksi Blok Wain untuk memenuhi peningkatan kebutuhan energi Ibu Kota baru dan Refinery Unit 5.

“Saya senang sekali bisa menjadi bagian dari program untuk mendukung Indonesia yang sesuai dengan visi GDTC International,” tutur HEH Sharif Moulay Sidi Al Sultan Ahmad Bin Zuhir Bin Mohammad Bin Jaber Al Natour - Diplomat Investor and the Chairman and the President of Group of Development, Technologies and Construction Companies (GDTC). 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)