Kiat Asuransi Melayani Mobil Terkena Banjir

Tim tanggap bencana Adira Insurance. (Foto : Istimewa)

Hujan terus-menerus sejak malam pergantian tahun baru 2020 ini mengakibatkan banjir cukup tinggi di sejumlah wilayah Jabodetabek. Dampak dari risiko banjir ini tidak hanya mengancam properti seperti rumah, gedung perkantoran, dan pabrik, tetapi juga mengancam kendaraan bermotor serta keselamatan penduduk.

Persoalannya, belum banyak masyarakat yang memahami bahwa perlindungan asuransi bisa menjamin risiko banjir terhadap aset-aset nasabah. Tidak hanya melindungi properti dan kendaraan bermotor nasabah, asuransi yang menjamin risiko banjir merupakan perluasan dari jaminan utama yang dapat menjamin risiko isi properti nasabah.

Julian Noor, CEO PT Asuransi Adira Dinamika Tbk (Adira Insurance), menambahkan, berkaitan dengan musibah kali ini, Adira Insurance memiliki produk yang dapat dilindungi dari risiko banjir seperti asuransi kendaraan baik mobil (Autocillin) maupun motor (Motopro), lalu asuransi properti seperti rumah tinggal (Home Insurance) maupun ruko (Arthacillin).

Nasabah dapat melakukan pengalihan risiko banjir ke pihak yang bersedia menanggung, dalam hal ini perusahaan asuransi kerugian dengan cara membeli jaminan perluasan banjir. Produk ini menjamin aset-aset nasabah dari ancaman banjir. Julian menegaskan namun perlu dicatat bahwa klaim akan berlaku bagi pemegang polis yang sudah memperluas jaminan risiko banjir. “Tidak semua polis asuransi kendaraan dan properti diperluas dengan cover risiko banjir, sehingga hanya kendaraan dan properti yang diperluas risiko banjir yang dapat pergantian asuransi,” ujar Julian dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jum’at (3/1/2020).

Julian mengingatkan agar klaim banjir dapat diterima, Nasabah harus memastikan dengan membeli perluasan jaminan yang diakibatkan oleh banjir. “Nasabah harus memahami isi dari polis asuransi agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam berasuransi,” tambah Julian.

Lalu bagaimana klaim asuransi khususnya kendaraan yang masih ditolak asuransi. Hal ini berhubungan apabila Nasabah secara sengaja mengendarainya atau menerjang saat banjir. “Sudah tahu ada banjir, Nasabah tetap nekat menerobos banjir tentunya pihak asuransi akan menolak klaim ini. Kasus ini masuk dalam pengecualian yang tidak dijamin dalam polis asuransi. Namun yang terjadi saat ini banyak kendaraan yang posisinya sedang parkir di rumah dan ternyata diterjang banjir, hal itu bisa dicover tetapi tetap harus ada perluasan banjir,” tuturnya.

Jika terdapat nasabah yang ingin melakukan evakuasi kendaraan atau barang-barang lainnya yang terdapat di bangunan properti atau rumahnya, Adira Insurance juga menyediakan call center Adira Care yang menerima laporan maupun permintaan bantuan evakuasi selama 24 jam. Selain itu, untuk perluasan jaminan banjir terhadap kendaraan bermotor, Adira Insurance memiliki fasilitas towing car atau mobil derek, Emergency Road Assistance, serta ambulance yang siap membantu Nasabah dalam kondisi darurat di jalan. “Kami selalu membentuk tim tanggap bencana di Adira Insurance, terutama menjelang musim penghujan. Tim tanggap bencana Adira Insurance akan siap 24 jam untuk memberikan pertolongan kepada nasabah yang terkena bencana, khususnya bencana banjir yang sedang dihadapi saat ini,” ucap Julian.

Bantuan utama dari tim tanggap bencana Adira Insurance adalah untuk mengevakuasi kendaraan nasabah ke lokasi yang lebih aman serta perbaikan kendaraan atas kerusakan akibat banjir sesuai jaminan yang tercatat di dalam polis. Selain itu, tim tanggap bencana Adira Insurance juga memberikan bantuan logistik bagi para korban banjir melalui posko-posko banjir yang ada.

“Adira Insurance siap memberikan pelayanan klaim maupun evakuasi nasabah. Khusus untuk nasabah Autocillin dapat dengan mudah melakukan klaim menggunakan Autocillin Mobile Claim Application. Pelanngan Autocilllin cukup upload foto kerusakan kendaraan dan mengirimkan laporannya kerusakan mobilnya melalui aplikasi tersebut dimana saja dan kapan saja. Sementara untuk produk lain dapat menghubungi contact center Adira Care,” ungkapnya.

Perusahaan asuransi lainnya, PT Asuransi Sinar Mas sejak awal tahun 2020 ini hingga Jum’at siang ini telah menerima laporan klaim terutama klaim asuransi mobil. Hingga siang ini, telah masuk 17 laporan klaim melalui 24 Hour Customer Care Asuransi Sinar Mas, yang sebanyak 10 polis diantaranya tidak memiliki jaminan perluasan banjir.Mobil derek Asuransi Sinar Mas sudah menderek mobil-mobil yang terendam banjir di beberapa wilayah yang terdampak banjir.

Selain menerima laporan pelaporan klaim dari nasabah, Asuransi Sinar Mas mencoba proaktif menelepon nasabah yang berlokasi di daerah-daerah yang kebanjiran untuk mengetahui kondisi mereka dan sekaligus membantu penerimaan laporan klaimnya. “Team ERP (Emergency Response Preparedness) kami sejak pagi telah saling berkoordinasi. Di dalam grup ERP ini kami dan direksi Asuransi Sinar pun ikut di dalam nya. Jadi kita semua memantau dengan intens kondisi banjir hari ini,” tulis manajemen Asuransi Sinar Mas. Perusahaan ini menyediakan aplikasi dan layanan konsumen 24 jam untuk pelaporan klaim nasabah.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)