Kiat Citibank Tumbuhkan Leadership Skala Global

Dalam membentuk leadership yang baik untuk masa kini dan masa mendatang, Citibank Indonesia melihat tiga tren terkait positioning Citi sebagai global bank. Ketiga tren tersebut yakni globalisasi, urbanisasi dan digitalisasi yang berpengaruh dalam hal human resources process termasuk program learning & development Citibank.

Hal ini disampaikan oleh CEO Citi Indonesia, Batara Sianturi saat menerima penghargaan Indonesia Best Practices of Corporate University 2016 kategori Leadership Learning dan Digital Learning yang diselenggarakan oleh Majalah SWA dan PLN.

Batara Sianturi saat berpidato di Indonesia Best Practices of Corporate University 2016 di Balai Kartini, (24/10) (foto: Wisnu T. Rahardjo) Batara Sianturi saat berpidato di ajang Indonesia Best Practices of Corporate University 2016 di Balai Kartini, (24/10) (foto: Wisnu T. Rahardjo)

Batara mengatakan, globalisasi mendorong semakin terkoneksinya baik antar develop market dengan emerging market serta urbanisasi di mana kota-kota besar menjadi pusat perekonomian dunia. Kemudian digitalisasi di mana pengguna internet di ASEAN telah meningkat 225% dari 71 juta orang menjadi 252 juta orang dalam lima tahun terakhir. “Citibank harus mengacu dari ketiga tren tersebut termasuk dalam human resources process,” ujarnya.

Dengan total 240 ribu jumlah karyawan di seluruh dunia, Citibank mengembangkan Citi Global Directory yaitu platform informasi mengenai semua kolega dan karyawan Citibank. Adapula Citi For You sebagai Global HR Portal bagi karyawan dan leader Citi untuk hal administratif yang dapat dilakukan secara self service.

Dalam hal career management, Citibank juga melakukan digitalisasi dengan menciptakan My Career – APAC sebagai one-stop career management resources. Dari situ karyawan Citibank dapat melihat kesempatan kerja yang tersedia di Citibank secara global, yang dilengkapi dengan internal agencies, career assessments dan testimonial. Adapun untuk mengedepankan collaborative relationship dibuatlah Citi Collaborate yang merupakan “Facebook” bagi internal Citi.

“Bahkan di Citi terdapat MPF (Multiple Perspective Feedback) di mana setiap orang akan dinilai oleh atasan, kolega, dan anak buah secara digital. Sehingga penilaian dapat diperoleh secara 360 derajat setiap tahunnya,” tambah Batara.

“Satu hal yang kami banggakan adalah kami secara konsisten mempromosikan leader dari dalam, jarang sekali Citibank membajak orang tetapi justru kami yang sering dibajak. Bahkan Citi berkontribusi terhadap banking talent dan leadership di Indonesia. Saat ini 8 presiden direktur bank di Indonesia adalah mantan Citibanker. Presiden Direktur dari CIMB Niaga, DBS Indonesia, Deutsche Bank, Commonwealth Bank, BII, BTPN, dan Bank Artha Graha adalah mantan pekerja di Citibank,” ungkap Batara.

Tidak hanya itu, Citibank juga berkontribusi terhadap pemimpin di sektor publik dan swasta, seperti Gita Wirjawan, Emirsyah Satar, Ignasius Jonan, Rini Soemarno, Rinaldi Firmansyah, Glenn Yusuf, dan Hendi Prio Santoso adalah lulusan Citibank baik dari corporate banking dan consumer banking.

Citibank Indonesia juga menjalani program job overseas posting yang mana saat ini terdapat total 75 orang Indonesia yang ditempatkan di luar negeri baik dari level managing director, director, VP, hingga assistant manager dan suatu saat harus kembali ke Indonesia. “Contohnya saya adalah produk dari program ini yang telah melalang buana selama 10 tahun di Citi Hungaria dan Filipina,” ujar Batara.

Hal inilah yang menjadi ambisi Citibank untuk terus berkembang di dunia digital yang semakin terkoneksi dengan mengglobalkan masyarakat Indonesia memasuki era MEA dan ASEAN Banking Integration Framework. “Kita membutuhkan orang Indonesia yang berkaliber global yang memiliki pengetahuan global, menghargai perbedaan kebudayaan dan mampu mengerjakan career-lifting overseas assignment,” tutur Batara.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)