Kiat Crowde Budidaya Tanaman Hias Agar Tumbuh Optimal

Saat pandemi seperti ini, bisnis tanaman, khususnya tanaman hias menjadi tren yang sangat menguntungkan dan menjanjikan. Salah satu penyebabnya karena masyarakat yang lebih banyak beraktivitas di rumah, sehingga membuat masyarakat mencari kesibukan lain yaitu dengan menanam tanaman di rumahnya.

“Tren budidaya tanaman hias dapat dikatakan sebagai bisnis yang menguntungkan dan ke depannya masih akan ada lebih banyak pebisnis muda yang berkecimbung di dunia pertanian, khususnya tanaman hias,” ungkap  Aldy Rahmadiansyah, Marketing Creative Crowde, platform untuk mendukung petani lewat permodalan pertanian dan inovasi teknologi, dalam siaran pers (4/3/2021).

Dalam kesempatan terpisah, Afifa Urfani, Head of Funding & Impact Crowde, mengatakan, Crowde telah menyalurkan permodalan senilai Rp 22 miliar dari Oktober - November 2020. Hingga kini, Crowde telah menggandeng 28.000 mitra petani dan 3.215 mitra toko tani. Startup ini menyalurkan permodalan sistem cashless dengan menyediakan semua kebutuhan mitra petani untuk menjalankan proyek budidaya.

Crowde adalah perusahaan fintech peer-to-peer lending di bidang pertanian yang hadir sebagai solusi permodalan bagi para petani di Indonesia. Permodalan disalurkan oleh berdasarkan prospek yang diberikan oleh para petaninya. Untuk pengajuan modal hingga konsultasi permasalahan pertanian, para petani hanya perlu mengunduh aplikasi atau langsung mengisi form.

Aldy menjelaskan, tanaman hias merupakan tanaman dari kelompok holtikultura dan fungsi dari tanaman hias ini sendiri untuk menambah keindahan lingkungan sekitarnya. Dengan kata lain, setiap jenis tanaman hortikultura yang bisa menambah keindahan pada suatu ruangan atau lingkungan termasuk ke dalam jenis tanaman hias, walaupun tanaman itu juga termasuk ke dalam tanaman sayuran.

Sayangnya, membudidayakan tanaman hias bukan hal yang mudah. Apalagi bagi para pemula. Oleh karena itu, diperlukan adanya pengetahuan dan keahlian yang memadai untuk membudidayakan tanaman hias. Berikut ini adalah beberapa tips membudidayakan tanaman hias.

1.       Memilih Jenis Tanaman Hias

Mulailah belajar membudidayakan tanaman hias dari yang sedang digandrungi banyak orang. Tanaman hias memiliki tren tersendiri, terkadang mereka akan popular pada waktu-waktu tertentu. Seperti contohnya, tanaman hias berjenis janda bolong yang menjadi tanaman hias terpopular di tahun 2020. Hal ini menjadi penting untuk diperhatikan terutama bagi yang ingin menjadikan tanaman hias sebagai usaha.

Namun, jika Anda tidak ingin mengikuti tren, satu trik yang bisa Anda ikuti adalah dengan memilih tanaman hias yang timeless atau memiliki daya tarik yang tidak ada habisnya. Misalnya, sukulen dan tanaman hiasan taman. 

2.       Menyiapkan Media Tanam

Pastikan menggunakan media tanam yang tepat agar tanaman hias yang akan ditanam  dapat tumbuh dalam kondisi baik. Hal ini dikarenakan media tanam yang akan berpengaruh pada kelembapan dan pertumbuhan akar tanaman. Beberapa jenis media tanam yang bisa Anda gunakan antara lain: pot, kaleng bekas, botol bekas, kain, dan lainnya.

3.       Perawatan Tanaman

Perawatan tanaman wajib untuk dilakukan dengan tujuan menghindari tanaman terserang penyakit ataupun mengalami kerusakan. Hal yang perlu  dilakukan untuk perawatan antara lain:

•         Penyiraman

Tanaman hias membutuhkan air sebagai makanannya agar tidak layu. Untuk itu, lakukanlah penyiraman secara teratur minimal sebanyak dua kali dalam sehari, yaitu pada pagi dan sore hari. Namun sebelum itu,  perlu mengenali tanaman terkait kebutuhan airnya, apakah butuh air banyak atau sedikit. Hal ini dikarenakan kelembaban yang diterima tanaman akan sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembangnya. Selain itu, pastikan menggunakan air bersih untuk menyiram tanaman agar bersih dari debu hingga bakteri.

•         Pemupukan

Pemupukan penting untuk dilakukan dalam menjaga tumbuh kembang tanaman hias. Hal ini dikarenakan pupuk berperan sebagai makanan tambahan, vitamin, dan penunjang pertumbuhan bagi tanaman. Untuk itu, lakukanlah pemupukan dengan menambah unsur NPK yang merupakan unsur dasar yang dibutuhkan oleh tanaman. Adapun pupuk yang digunakan bisa berupa pupuk kompos atau  pupuk kimia.

•         Pemberian pestisida dan insektisida

Pemberian pestisida berfungsi untuk mencegah rumput liar dan insektisida berfungsi untuk membasmi hama. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari tanaman dari penyakit.

•         Pemangkasan

Pemangkasan perlu dilakukan untuk mengatur tumbuh kembang tanaman dan meningkatkan nilai keindahan dari tanaman itu sendiri. Hal ini dikarenakan tanaman hias akan memiliki nilai jual tinggi jika ia memiliki bentuk yang lucu dan estetik.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)