Kiat MAK Ciptakan Ekosistem Industri

Ramalan PWC soal Indonesia akan menjadi kekuatan ekonomi no 5 di dunia pada tahun 2045 adalah pondasi Buntoro, pemilik perusahaan manufaktur furnitur rumah sakit Mega Andalan Kalasan (MAK), dalam memikirkan dua hal, yakni sektor ekonomi mana yang akan menjadi penggerak utama dan di daerah mana saja kegiatan ekonomi tersebut akan berlangsung.

Setelah berpikir lama dan mempelajari bagaimana China membangun ekonominya, ia menemukan bahwa sektor ekonomi industri yang terselenggara seantero Indonesia memungkinkan adanya pertumbuhan ekonomi sebesar US$ 7 triliun pada tahun 2045.

Berpegang pada studi tersebut, sejak 2017 Buntoro mendirikan
Akademi Teknik Mega Andalan (ATMA), sebuah institusi pendidikan vokasi yang bertujuan mencetak talenta untuk dapat langsung bekerja di perusahaannya. Level lulusannya adalah diploma 1 dan diploma 2.

Program studinya yakni Teknik Mesin dengan kekhususan Tool Maker, Teknik Mesin dengan kekhususan Rancang Bangun Mesin, dan Teknik Mesin dengan kekhususan Rancang Bangun Produk. Kemampuan prodi untuk pembuatan mesin dan cetakan. Apa dasar pemilihan program studi ini? Buntoro menyebut inilah ekosistem industri yang dimaksud agar MAK (PT Mega Andalan Kalasan) dapat mencetak mesin sendiri. Program studi disusun berdasarkan pengalaman MAK dalam proses fabrikasi yang sudah berjalan selama 30 tahun. “Didirikannya ATMA adalah untuk menyiasati kelangkaan SDM yang siap bekerja atau berwirausaha,” jelas Buntoro, Presiden Direktur dan Pendiri MAK.

Kurikulum ATMA dibuat dan disusun secara khusus dan menyesuaikan kebutuhan MAK. Sesuai tujuanya, lulusan ATMA sejak awal sudah diarahkan untuk menjadi wirausaha industri kecil yang menjadi pelengkap dalam
ekosistem industri berbasis plastik.

 “Di ATMA, kami berikan beasiswa penuh 2 juta sebulan, 1 juta untuk biaya hidup dan 1 juta untuk biaya sekolah. Sekarang sudah memasuki dua angkatan. Bulan September, ATMA sudah meluluskan 16 orang. ” jelasnya. Diharapkan dalam waktu dekat, ATMA akan membuka penerimaan angkatan ketiga sebanyak 30 orang.

Sebagai manufaktur furnitur rumah sakit, 60% pasar MAK adalah
domestik dan sisanya diekspor ke lebih dari 30 negara. Buntoro juga turut bercita-cita untuk membangun ekosistem industri di Sleman. Terlebih karena MAK telah berstatus Kawasan Berikat yang diraih berdasarkan integritas yang tidak main-main.

Menurut Buntoro lagi, salah satu satu prasyarat terjadinya pertumbuhan sektor industri adalah adanya ekosistem industri. Kalaupun saat ini industri masih bisa tumbuh, kebanyakan pertumbuhannya berasal dari PMA. Oleh karena itu, sangat penting bagi perusahaan untuk menciptakan ekosistem produksinya sendiri agar industri nasional tetap bertumbuh.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)