Kiprah Bisnis Eca Maresha Diganjar WEI Award

Industri kecantikaan dan kosmetik di Indonesia dianggap sebagai salah satu pasar yang sangat potensial. Berdasarkan data Kementerian Perindustrian (Kemenperin) pada 2018 tercatat industri kosmetik nasional mengalami pertumbuhan hingga 20% dari pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2017.

Sedangkan pada Kuartal I tahun 2019 sektor industri ini memberikan sumbangsih nilai PDB sebesar Rp 21,9 triliun. Diharapkan segmen pasar kosmetik akan tumbuh pada angka 9% di 2019 dan ditargetkan mampu menembus nilai Rp 50 triliun.

Pasar potensial ini tentu saja menggiurkan bagi pengusaha nasional, tak terkecuali bagi Eca Maresha. Wanita cantik bernama asli Reza Pahlevi Lestari ini menganggap industri segmen pasar kosmetik, perawatan kulit dan personal care sangatlah menjanjikan.

Oleh karena itu, tercetuslah ide di benak Eca untuk membuat sebuah brand kecantikan bernama Maresha Skincare. "Aku ingin agar orang menjadi lebih aware dengan perawat kulit. Kulit yang terawat tidak hanya bersih, tetapi juga sehat. Sehingga jika kulitnya lebih sehat dan bercahaya, orang akan semakin percaya diri," ujarnya.

Dengan motto ‘Get your healthy and glowing skin with Maresha’, Eca berharap produknya tidak hanya mampu membuat kulit bersih dan bercahaya tetapi juga sehat. Eca mengaku produknya diolah dari bahan berkualitas."Produk kami terbuat dari bahan-bahan alami seperti ekstrak lidah buaya, biji bunga matahari, daun rosemary", ungkapnya.

Eca yang kerap disebut sebagai bautypreneur atau ompengusaha yang terjun di bisnis kecantikan mengaku ia sengaja membidik segmen pasar kelas menengah. Ia berharap strategi ini mampu melakukan penetrasi pasar dengan lebih baik. “Kami berusaha memberikan pelayanan terbaik dengan harga terjangkau. Bekerja sama dengan dokter spesialis dan apoteker, kami bekerja keras untuk menjaga kualitas produk dan pelayanan kami” ujar Eca.

Berkat kegigihan dan semangat kerja kerasnya Eca berhasil mengembangkan usahanya hingga keluar negeri. "Beberapa produk dari Maresha Skincare sudah ada yang diekspor ke Bangkok, Singapura, hingga Perth." ujar Echa.

Untuk distribusi di dalam negeri, Eca merangkul distributor lokal hingga produknya tersebar diberbagai daerah di Tanah Air. Maresha Skincare pun sudah memiliki cabang klinik kecantikan pertamanya di Bandung.

Entrepreneurship bagi Eca adalah tantangan untuk berkembang. Oleh karena itu, dibutuhkan komitmen dan kerja keras untuk bisa mengembangkan usaha hingga maju. Tak heran berkat tekad kuatnya Eca berhasil mendapatkan Women of Excellence Indonesia (WEI) Award in Beauty pada 2019.

Ia mendapatkan penghargaan ini dikarenakan dalam rentang waktu satu tahun, berhasil mengembangkan bisnis dan memasarkan produknya keberbagai daerah di Indonesia, bahkan menembus pasar luar negeri.

Eca menilai entrepreneurship di Indonesia semakin berkembang dan dengan majunya komunikasi digital sehingga mempermudah pengusaha untuk menjalin relasi dan mengembangkan usahanya. "Potensi mengembangkan usaha melalui digital sangat terbuka lebar. Media sosial tidak hanya digunakan untuk share moment kehidupan, tetapi juga bisa digunakan untuk mengembangkan bisnis dan mendapatkan penghasilan" ujar Eca.

Bagi pengusaha muda, Eca menyarankan untuk memahami secara mendalam bisnis yang digeluti. Jadi tidak hanya mengikuti tren viral yang sedang terjadi di masyarakat. Karena seorang pebisnis harus mampu menentukan dan mengembangkan bisnis yang sustainable dan memiliki prospek cerah di masa depan.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)