Kiprah Pandji Mendongkrak Unit Syariah CIMB Niaga

Pandji P. DjajanegaraUnit Usaha Syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga Tbk. atau CIMB Niaga Syariah semakin memperlihatkan tajirnya di pasar perbankan syariah Tanah Air. Di bawah kepemimpinan Pandji P. Djajanegara, CIMB Niaga Syariah berhasil mencatat kinerja terbaiknya. Pertumbuhan aset di tahun 2017, misalnya, 85%, atau menjadi Rp 23,6 triliun dari Rp 12,8 triliun pada periode yang sama di tahun sebelumnya. “Pencapaian ini menempatkan CIMB Niaga Syariah sebagai UUS dengan pertumbuhan aset paling tinggi sepanjang 2017 di industri perbankan syariah nasional,” ujar Pandji selaku Direktur Syariah Banking CIMB Niaga

Meningkatnya aset CIMB Niaga Syariah tak lepas dari kenaikan signifikan pada penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) dan penyaluran pembiayaan. Total DPK yang berhasil dihimpun hingga akhir 2017 mencapai Rp 19,9 triliun, atau tumbuh 87,3% dibandingkan dengan DPK tahun 2016 yang sebesar Rp 10,6 triliun.

Adapun pertumbuhan pembiayaan per 31 Desember 2017 mencapai 63,5% menjadi Rp 16,7 triliun dibandingkan posisi sama tahun 2016 sebesar Rp 10,2 triliun. Kenaikan ini didorong pertumbuhan pembiayaan di segmen consumer banking ataupun business banking. Pandji mengungkapkan, momentum pencapaian gemilang kinerja CIMB Niaga Syariah sepanjang 2017 tersebut memotivasinya untuk meningkatkan kinerja di tahun ini. Caranya, dengan memaksimalkan penetrasi produk unggulan seperti Tabungan Haji, Tabungan iB Mapan Waqaf, Syariah Gold Card, KPR Syariah, corporate banking, dan commercial banking.

Era milenial yang menuntut layanan nasabah serba praktis tak ketinggalan menjadi fokus untuk meningkatkan layanan. Hal ini dilakukan dengan mengoptimalkan platform teknologi untuk mengembangkan digital banking. Yang terbaru, lewat mobile app e-salaam, CIMB Niaga Syariah berkerjasama dengan rekanan untuk menyediakan layanan pembayaran zakat dan wakaf ke berbagai lembaga amil zakat dan wakaf.

E-salaam dilengkapi dengan fitur lainnya, yaitu kanal pendaftaran dan pembayaran biaya ibadah umrah. Untuk memperluas jaringan layanan dan memberikan pengalaman kepada nasabah, Pandji menambahkan, CIMB Niaga Syariah juga mengoptimalkan infrastruktur digital milik induk usaha seperti Go Mobile, CIMB Clicks, Rekening Ponsel, dan BizChannel.

Dari 6 juta total nasabah CIMB Niaga, sebanyak 1,1 juta merupakan nasabah CIMB Niaga Syariah, sedangkan pengguna layanan digital CIMB Niaga Syariah sebesar 855 ribu nasabah. “Dengan pengalaman dan inovasi yang terus dilakukan, kami berkeyakinan dapat meningkatkan pertumbuhan ke depan dengan mengusung semangat CIMB Niaga Syariah sebagai 'Pilihan Transaksi Perbankan Syariah Anda',” kata Pandji.

Menjalin komunitas pun dilakukan sebagai upaya menggaet nasabah baru. Seperti yang diselenggarakan CIMB Niaga Syariah baru-baru ini, yakni menjalin kerjasama dengan Hijup, e-commerce fashion muslim HijUp.com, meluncurkan Hijup Membership Card. Menurut Pandji, kerjasama ini merupakan kolaborasi CIMB Niaga Syariah yang siap mendukung aspirasi para anggota Hijup untuk memenuhi gaya hidup sesuai dengan prinsip syariah. “Kami ingin memperluas pasar ke segmen komunitas muslim yang melek digital, yaitu sekitar 800 ribu anggota Hijup. Menggandeng Hijup karena sejalan dengan personifikasi CIMB Niaga Syariah berdasarkan riset Nielsen 2017, yaitu youth, trendsetter, digital user, dan more spirituals,” Pandji menerangkan.

Hijup Membership Card menawarkan banyak keuntungan bagi anggota Hijup yang juga nasabah CIMB Niaga Syariah. Benefit yang diberikan, antara lain, hadiah langsung dengan setoran awal minimal Rp 500 ribu dan merchandise exclusive Hijup untuk pembelian minimal Rp 500 ribu di HijUp.com dan Hijup store.

Agar Hijup Membership Card dikenal luas, pihaknya mendukung pelaksanaan Kajian Akbar yang diselenggarakan Hijup di Jakarta, Makassar, Mataram, Padang, Bandung, Pekanbaru, dan Palembang. Pandji berharap, peluncuran Hijup Membership Card dapat turut meningkatkan penghimpunan DPK CIMB Niaga Syariah tahun ini. Hingga akhir Juni 2018, total DPK tumbuh 59,6% year-on-year (yoy) menjadi Rp 19,7 triliun.

Hingga semester I/2018, penyaluran pembiayaan CIMB Niaga Syariah tumbuh 56,4% menjadi Rp 21,3 triliun (yoy). Pembiayaan tersebut berkontribusi 11,4% terhadap total pembiayaan CIMB Niaga, sedangkan rasio pembiayaan bermasalah kotor atau gross NPF sebesar 0,98%. Alhasil, kinerja positif tersebut menghasilkan penghargaan bagi CIMB Niaga Syariah sebagai The Best Islamic Bank in Indonesia pada ajang Islamic Finance News Awards 2018. “Apresiasi ini semakin melengkapi pencapaian positif yang telah diraih dan mendorong kami untuk terus memberikan layanan terbaik kepada para nasabah,” ujar Pandji. (*)

Herning Banirestu & Vicky Rachman

Riset : Armiadi Murdiansyah

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)