Klinik Morula IVF Jakarta Lahirkan 3.000 Bayi Tabung

Menandai hari jadinya yang ke-20 tahun, Klinik Morula IVF Indonesia -- klinik bayi tabung terbesar di Asia Tenggara --- akan mengadakan Morula: Fertility Science Week 2018.

Acara yang bakal berlangsung empat hari (6-9 September) di Central Park Mall, Jakarta Barat, mengedukasi pengunjung tentang program bayi tabung. Maklum saat ini Klinik Morula IVF memiliki 3.600 siklus program bayi tabung atau tersibuk di Indonesia. Jumlah ini berkontribusi 40% dari seluruh layanan klinik bayi tabung di seluruh Indonesia.

Pada Juni 1998 Morula IVF Jakarta melahirkan bayi tabung pertamanya yang
kemudian ditetapkan sebagai HUT klinik tersebut. Kini, lebih dari 3.000 bayi telah lahir melalui proses inseminasi dan bayi tabung di Morula.

Di gelaran Morula: Fertility Science Week 2018, pengunjung akan diberikan banyak pengetahuan seputar IVF atau program bayi tabung dan pencegahan inferlitas dari berbagai sudut pandang, dengan balutan program Talk Show, Demo Healty Food, Beauty & fashion Advisor, Beauty & Life Style, Family Financial, Kids Activities, Parent Think yang dipandu oleh dokter-dokter ahli serta bintang tamu seperti Cak Lontong, Mona Ratuliu, Cyntia Lamusu, April Jasmine, Ustad Solmed, Tya Ariestya, serta hibura lainnya.

Morula IVF juga akan menghadirkan anak-anak dari hasil program bayi tabung yang akan tampil berkreasi di panggung didampingi orang tua mereka yang tergabung Morula Family Member.

Ini kesempatan yang baik untuk keluarga juga membawa anak anaknya untuk belajar ilmu dan sains dibalik program bayi tabung. Akan disediakan mikroskop dan jas lab untuk belajar dan berfoto sebagai ilmuwan bayi tabung. Juga ada tersedia Virtual Reality Experience untuk masuk ke dalam laboratorium bayi tabung,” jelas Dr. Ivan Rizal Sini, Sp.OG, Presiden Morula IVF, ahli kandungan dan penggagas event Fertility Science Week 2018.

Ia menjelaskan, Morula IVF Indonesia adalah bagian Grup Kesehatan BMHS yang fokus dalam pengembangan klinik bayi tabung. Morula merupakan salah satu stadium embrio (cikal bakal janin) yang merupakan stadium yang matang dengan ciri terus berkembang. Dan IVF kependekan dari In Vitro Fertilization merupakan bahasa medis dari bayi tabung.

Sejak tahun 1997 Grup BMHS membuka layanan Klinik Fertilitas Morula di RSIA Bunda Jakarta yang saat ini berganti nama menjadi Morula IVF Jakarta.

Tahun 2012 didirikanlah Morula IVF Indonesiasebagai langkah BMHS dalam mengembangkan layanan bayi tabung lebih cepat lagi di seluruh Indonesia. Saat ini Morula memiliki 8 klinik bayi tabung di Indonesia, yakni:Morula IVF Jakarta, Morula IVF Padang, Klinik Morula IVF Margonda, Morula IVF Surabaya, Klinik Morula IVF Melinda Bandung, Klinik Morula IVF Pontianak, Morula IVF Makassar dan Morula IVF Tangerang.

“Tahun 2018, Morula IVF telah meraih tahun ke-3 standardisasi Australian Reproductive Technology Accreditation Committee yang merupakan standar internasional dalam pelayanan bayi tabung termasuk angka keberhasilan kehamilan. Morula IVF Indonesia pertama kali yang menggunakan sistem Online Electronic Medical System untuk layanan bayi tabung di Indonesia,” jelas Ivan.

Ivan menjelaskan, penanganan program Morula IVF dilakukan oleh dokter ahli serta didukung peralatan teknologi canggih. Beberapa peralatan medis itu antara lain: Preimplantation Genetic Screening, Intra Morphologically Selected Sperm Injection, Timelapse Incubator,Assisted Hatching dan Advanced Blastocyst Culture.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)