KoinWorks Bidik Pendanaan Kredit Hingga Rp 2,3 Triliun

Benedicto Haryono, CEO dan Co-founder KoinWorks

Sejak hadir sejak 2015, KoinWorks kini membidik pendanaan kredit hingga Rp2,3 triliun. Benedicto Haryono CEO dan Co-founder Koinworks, di kantornya Cyber 2 Jakarta (27/03/2019) menjelaskan cara kerja KoinWorks dengan machine learning yang inovatif menghubungkan pendana dengan peminjam dalam sebuah platform teknologi mutakhir. Pendana dapat mendanai mulai dari Rp100 ribu dan peminjam dapat mengajukan pinjaman produktif dengan bunga rendah.

Saat ini ada dua produk yang menjadi fokus Koin Works. KoinBisnis untuk pinjaman dengan tujuan pengembangan usaha/bisnis SME dan karyawan. KoinPintar untuk pinjaman dana pendidikan. “Porsi Koin Bisnis masih dominan saat ini yaitu 92%, namun ke depan saya melihat potensi Koin Pintar atau pinjaman untuk edukasi ini,” katanya. Makanya tahun ini pihaknya sedang menyiapkan 10 years student loan.

Menurutnya, tantangan pada pinjaman pendidikan adalah lender yang masih belum yakin pada pendanaan ini. “Ratenya tidak sebesar yang bisnis bisa mencapai 20%, sedangkan pendidikan maksimal 15% sedangkan risiko lebih tinggi. Tapi saya yakin ke depan ini akan berkembang pesat,” ungkapnya.

Ben menyebut, KoinWorks memiliki kinerja tinggi dengan pengembalian per tahun hingga 21%, NPL di bawah 0,4% dan recovery rate pinjaman bermasalah 40-50% per account.“Tahun lalu total kredit yang kami danai Rp 700 miliar, per bulan sekitar Rp 150 miliaran, Dengan menjaga disiplin underwriting dan mitigasi risiko itulah KoinWorks bisa menjaga performa kreditnya.

Ben menegaskan, KoinWorks sebagai fintech yang telah terdaftar dan diawasi oleh OJK sejak 2016 silam, KoinWorks berkomitmen untuk menjalankan perannya sebagai responsible lending company dengan menjunjung tinggi lima nilai.Pertama, penagihan secara bertanggung jawab. Lalu, transparansi mengenai harga yang diberikan. Ketiga, pemberian harga/bunga yang wajar dan sesuai. Keempat, pemberian pinjaman yang disesuaikan dengan kemampuan dari peminjam. Kelima proteksi data sesuai dengan ketentuan OJK.

Selain itu, beberapa fitur unggulan yang dimiliki oleh KoinWorks. RoboLending yaitu fitur yang dikembangkan berdasarkan teknologi AI dalam memilih pinjaman agar mendapatkan hasil yang sudah diprediksi. Juga, Auto Purchase, sebuah fitur yang dapat memudahkan pendana dalam melakukan pendanaan terhadap pinjaman sesuai dengan ketentuan yang telah dipilih dan ditetapkan oleh pendana.Lalu Dana Proteksi, penggantian dana hingga 100% kepada para pendana terhadap penjaman yang mengalami gagal bayar.

Di awal 2019, KoinWorks baru saja mendapatkan pendanaan untuk series A+ melalui Quona Capital menyusul Mandiri Capital Indonesia, Convergence Ventures dan Gunung Sewu di series A.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)