Kolaborasi BI dan Shopee Dukung UMKM Go Digital dan Go Ekspor

Dari 370 UMKM yang berpartisipasi dalam pameran, 50 di antaranya sudah masuk ke dalam Shopee.

Guna mendukung penguatan UMKM lokal menuju pasar internasional dan memaksimalkan platform digital, BI menjalin kerja sama dengan berbagai platform e-commerce, salah satunya Shopee.

Kerja sama ini dalam rangka memperluas akses pasar produk UMKM hingga menuju pasar ekspor. Kepala Departemen Pengembangan UMKM dan Perlindungan Konsumen BI, Budi Hanoto, mengatakan, dalam mengembangkan UMKM itu, BI selalu menggunakan end to end process (dari hulu ke hilir) artinya tidak saja produksinya, manajemennya, tapi juga marketingnya.

"Kami menggandeng marketplace seperti Shopee untuk memasarkan produk-produk UMKM yang sebetulnya punya nilai bagus untuk didekatkan dengan konsumen. Tujuannya tentu meningkatkan omzet dan bahkan kita akan menuju level yang lebih baik lagi yakni Go Ekspor," katanya dalam pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2019, di JCC Jakarta, Jumat (12/07/2019)

Menurut Budi, produk-produk yang akan masuk ke platform e-commerce ini tentu memiliki kriteria khusus, baik dari segi kualitas, motif, corak, bahkan cara mendisplay barang. "Ketika UMKM sudah masuk ke digital maka bisa dilihat seantero dunia dan bisa dibeli oleh masyarakat dunia," lanjutnya.

Head of Government Relationship Shopee Indonesia, Radityo Triatmojo menambahkan, jika kriteria yang ditetapkan sudah terpenuhi, produk UMKM itu akan dimasukkan dalam platform-nya. Radityo pun memastikan pihaknya akan membimbing UMKM ini tidak hanya Go Digital tapi juga memastikan agar bisa memiliki pesanan. Apalagi Shopee memiliki rencana ekspor ke negara Singapura dan Malaysia di akhir tahun ini.

"Kami go online saja tidak cukup. Dia harus sampai bisa order sehingga experience di platform online itu benar-benar keseluruhan secara penuh," ujarnya.

Untuk memastikan itu, setiap minggu Shopee akan melakukan pemantauan, di mana akan terlihat jumlah pesanan hariannya apakah naik atau turun. Masukkan ini akan dikembalikan lagi ke BI untuk diberi edukasi apabila turun. Sementara bagi yang maju, pihaknya akan mempersiapkan untuk naik kelas hingga ekspor.

"Sejauh ini kami melihat UMKM binaan BI yang sudah masuk Shopee sudah kompetitif dari segi produk dan harganya," katanya.

Adapun, Shopee ikut berpartisipasi dalam rangkaian acara KKI 2019 yang diselenggarakan oleh BI. Pada pameran itu, Shopee memberikan business matching & coaching untuk UMKM binaan yang hadir.

Selain itu, Shopee memberikan kesempatan untuk mendorong UMKM Indonesia melakukan ekspor ke beberapa negara melalui inisiatif Kreasi Nusantara, di mana program ini sejalan dengan tema KKI 2019 “Go Export dan Go Digital”.

"Laman Kreasi Nusantara khusus kami dedikasikan untuk memberikan sorotan bagi produk lokal dan UMKM. Kami telah mengkurasi sekitar 25.000 produk lokal setiap minggunya dengan peningkatan transaksi hingga 8 kali lipat sejak pertama kali diluncurkan," tutur Radityo.

Sementara itu, dari 370 UMKM yang berpartisipasi dalam pameran, 50 di antaranya sudah masuk ke dalam platform Shopee. Radityo pun menargetkan seluruh UMKM itu akan masuk ke dalam platform-nya hingga pameran berakhir.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)