Kolaborasi Doku dan Dimo Pay Hadirkan Sistem Pembayaran QR Code

Platform penyedia uang elektronik, Doku menghadirkan layanan pembayaran melalui pemindaian Quick Response Code (QR Code) yang merupakan hasil kerjasama dengan layanan PayByQR dari Dimo Pay. Dengan adanya sistem pembayaran ini, uang elektronik Doku, kini dapat digunakan di sebanyak 2.000 merchant offline yang menyediakan layanan PayByQR dari Dimo.

SVP PR & Marketing DOKU Yolanda Nainggolan dan CEO Dimo Pay Brata Rafly saat acara peluncuran DOKU Pay By QR di Kota Kasablanka, Jakarta (12/10). SVP PR & Marketing Doku Yolanda Nainggolan dan CEO Dimo Pay Brata Rafly saat acara peluncuran Doku Pay By QR di Kota Kasablanka, Jakarta (12/10).

Menurut CEO PT Dimo Pay Indonesia Brata Rafly, PayByQR adalah teknologi yang memungkinkan penggunaan perangkat mobile untuk dapat melakukan transaksi pembayaran digital. “Produk PayByQR dari Dimo ini dapat dihubungkan ke semua sumber dana manapun guna mendukung akses mobile users untuk dapat melakukan transaksi non-tunai,” ujar Brata di Jakarta, (12/10).

Adapun sumber dana atau e-wallet yang dapat digunakan dalam layanan PayByQR di antaranya Uangku, Simobi, Bank Sinarmas, T-money, Dompetku, dan Doku.

Menurut SVP PR & Marketing Doku, Yolanda Nainggolan, strategi kerja sama yang dilakukan Doku dengan Dimo Pay ini menyasar segmen consumer setelah mendapatkan lisensi e-money tahun 2012 dan ijin transfer dana tahun 2015 dengan lebih dari 1 juta pengguna, serta jumlah merchant lebih dari 22.000 dan 15 mitra perbankan. “Akhir tahun 2015, Doku mengelola total transaksi online sebesar Rp 8,5 triliun, dan tetap menargetkan pertumbuhan sebesar 30-40 persen tiap tahunnya,” kata Yolanda.

Untuk melakukan transaksi menggunakan PayByQR yang ada di aplikasi Doku, pengguna hanya perlu membuka aplikasi Doku, meng-klik ikon Scan QR lalu mengarahkan kamera smartphone untuk memindai QR code yang ada di struk yang diberikan oleh kasir. Setelah itu muncul layar konfirmasi pembayaran lalu klik bayar dan tinggal masukkan pin.

“Kerja sama dengan Doku adalah wujud dari salah satu misi Dimo Pay dalam menciptakan ekosistem pembayaran non tunai yang terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat dan juga bentuk dukungan kami ke pemerintah dalam mewujudkan cashless society di Indonesia,” tambah Brata.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), persentase investasi pada perusahaan fintech di  kawasan Asia Pasifik di kuartal pertama 2016 meningkat lebih dari 5 kali dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yaitu dari US$445 juta menjadi US$2,7 miliar. Di negara berkembang seperti Indonesia, dengan tingkat penetrasi keuangan 35,8 persen (World Bank, 2014), fintech dapat mengambil peran guna mempercepat perluasan jangkauan layanan keuangan.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)