Kolaborasi Dua Lembaga Syariah Manfaatkan Produk Perbankan

SEVP Bisnis Ritel & Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi (tiga dari kiri); CEO & Founder Ammana Fintek Syariah, Lutfi Adhiansyah (tiga dari kanan)

BNI Syariah meneken nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) dengan PT Ammana Fintek Syariah terkait dengan pemanfaatan produk, jasa dan layanan perbankan syariah

Dengan kerja sama ini BNI Syariah memiliki peran sebagai pemberi dana dalam hal pembiayaan dan melakukan analisa, verifikasi serta filter/scoring awal terhadap mitra yang akan dibiayai berdasarkan rekomendasi Ammana Fintek. Ammana Fintek menjamin pengelolaan/maintain account, monitoring dan collection terhadap pembiayaan yang disalurkan dan mendapatkan pendapatan fee atau ujroh.

Iwan Abdi, SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, mengatakan, semangat Ammana Fintek untuk melakukan kegiatan pendanaan kepada UMKM dengan prinsip syariah sejalan dengan semangat BNI Syariah untuk mengembangkan usaha mikro, kecil dan menengah.

“Kerja sama ini diharapkan bisa membuka peluang bisnis dengan fintech, lembaga keuangan syariah, Baitul Maal Wattamwil (BMT), Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) dan koperasi syariah untuk penyaluran pembiayaan usaha mikro dan kecil,” kata Iwan.

Selain itu, diharapkan pelaku usaha mikro kecil dan menengah bisa berkembang, meningkatkan bisnis dan bisa membantu pemerintah dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah. Menurut Lutfi Adhiansyah, aplikasi Ammana Fintech sudah diunduh lebih dari 10 ribu pengguna di Playstore.

Ammana Fintek merupakan perusahaan finansial teknologi syariah pertama di Indonesia yang melakukan kegiatan pendanaan kepada UMKM dengan prinsip syariah atau peer to peer lending syariah.

Sebelumnya, BNI Syariah sudah pernah mengadakan kerja sama dengan Ammana Fintek, yaitu dalam hal aspek know your customer (KYC), fasilitas esscrow account, virtual account, pemanfaatan rekening dana lender (RDL) melalui BNI Syariah, dan mengenai kolaborasi Forum Wakaf Produktif (FWP).

Sampai September 2019, realisasi pembiayaan mikro BNI Syariah sebesar Rp1,61 triliun naik 19,42% secara tahunan atau year on year (yoy) dibanding periode sama 2018 sebesar Rp 1,35 triliun. Mayoritas penyaluran pembiayaan mikro ini adalah ke usaha pertanian, peternakan dan usaha kecil lainnya.

Editor: Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)