Kolaborasi Gojek & Kominfo Percepat Transformasi Digital Indonesia

Gojek menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk percepatan transformasi digital melalui edukasi dan pelatihan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta masyarakat umum.

Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Mira Tayyiba berharap kerja sama ini bisa memberikan kkontribusi signifikan dalam proses digitalisasi UMKM di Indonesia, serta pemetaan SDM digital yang resilient dan inovatif. “Mari kita saling bersinergi dan kolaborasi untuk mengukir masa depan Indonesia yang lebih maju dan terkoneksi. Semakin digital, semakin maju,” ujarnya.

CEO dan Co-founder Gojek, Kevin Aluwi mengatakan sejak awal pihaknya melalui ekosistemnya terus mendorong transformasi digital di berbagai lapisan serta aspek kehidupan masyarakat di tengah pandemi COVID-19. Sehingga ia juga berharap dapat menjadi mitra terdepan pemerintah dalam rangka memaksimalkan potensi Indonesia sebagai digital economic powerhouse di Asia Tenggara.

Adapun dukungan yang tertuang dalam MoU tersebut akan direalisasikan melalui tiga pilar utama, yaitu peningkatan literasi keamanan digital bagi masyarakat dan UMKM, digitalisasi UMKM, dan pelatihan SDM digital dan startup. Ketiga pilar ini akan diimplementasikan dalam berbagai program antara Gojek dengan berbagai direktorat, badan dan lembaga di bawah Kominfo.

Pertama, program edukasi dan pelatihan intensif dengan Siberkreasi untuk mendukung pelaku UMKM yang cakap digital melalui konten-konten edukasi di berbagai media dengan topik-topik seperti “UMKM Siap Melaju Berbekal Kompetensi Keamanan Digital”, “Tips Jitu Menarik Pelanggan dan Berkonten Aman di Internet” dan “Strategi Inovasi untuk UMKM Kuliner”.

Kedua, program digital talent scholarship, kelas GoNusantara dan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) yang akan memberikan pelatihan digital entrepreneurship berbentuk workshop interaktif kepada ribuan peserta. Ragam program pelatihan ini sejalan dengan komitmen Kominfo untuk mengakselerasi kompetensi SDM digital nasional, dengan menargetkan 300.000 SDM digital terlatih/tersertifikasi pada tahun 2024. Presiden Joko Widodo sendiri pun pernah menyatakan bahwa Indonesia membutuhkan 9.000.000 talenta digital pada tahun 2035. Kolaborasi dengan BAKTI untuk pelatihan dan onboarding UMKM di daerah luar Jawa, di delapan (8) kota secara luring dan daring.

Ketiga kolaborasi membina bibit perusahaan startup Indonesia dalam Program 1.000 Startup Digital. Kevin menyatakan bahwa ketiga area utama yang menjadi fokus kolaborasi Gojek dengan Kominfo dinilai merupakan elemen vital percepatan transformasi digital. Bukan hanya dapat mendorong ekonomi nasional, ketiga area tersebut juga turut memaksimalkan potensi Indonesia sebagai kekuatan ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara. Studi McKinsey tahun 2020 mengungkapkan bahwa digitalisasi UMKM berpotensi memberikan kontribusi ke perekonomian nasional hingga US$ 140 miliar pada tahun 2030.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Tags:
GoJek Kominfo

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)