Kolaborasi Grab dan PayTren Tumbuhkan Ekonomi Digital

Grab dan Kudo mengumumkan kerja sama strategis bersama PayTren dalam hal pengintegrasian kekuatan para mitranya untuk membentuk jaringan pengusaha mikro terbesar di Indonesia(13/12/207).

PayTren, salah satu aplikasi pembayaran dan transaksi mobile  di Indonesia, bersama Grab menargetkan membangun ekonomi digital  untuk 5 juta micro entrepreneur di Indoensia.

Kerja sama keduanya merupakan program ‘Grab 4 Indonesia’ 2020 tahap kedua dan kini telah berhasil mencapai 3 juta pengusaha mikro yang memperoleh penghasilan tambahan dan membagikan kesempatan kerja sebagai mitra Grab, Kudo, dan Paytren. Kemitraan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para pengusaha mikro untuk menggerakkan usaha-usaha baru yang akan mendorong percepatan persebaran lapangan usaha digital di Tanah Air

Mulai pertengahan Januari 2018, para mitra PayTren di seluruh Indonesia dapat merekrut mitra pengemudi Grab melalui aplikasi PayTren dan memperoleh pendapatan tambahan. Ke depannya, melalui teknologi dan produk dari Kudo yang dimiliki Grab, mitra PayTren akan semakin memiliki beragam potensi usaha menarik yang dapat membangun semangat jiwa kewirausahaan sekaligus peningkatan taraf kesejahteraan mereka.

Model bisnis yang dimiliki oleh PayTren dan platform teknologi Kudo yang dimiliki Grab telah terbukti sebagai solusi lokal yang sukses mengatasi tantangan tersebut. Para mitra PayTren tersebut akan membantu masyarakat Indonesia yang memiliki pengalaman terbatas atau bahkan yang tidak memiliki pengalaman digital sekalipun untuk mengakses layanan online. Sebaliknya, sebagai mitra mereka juga memiliki kesempatan untuk memperoleh penghasilan tambahan, dimana kini agen-agen Kudo telah berhasil memperoleh pendapatan tambahan sebesar 30% per bulan.

Menurut Founder & Owner PayTren, Yusuf Mansur, bermitra dengan Grab merupakan langkah PayTren dalam menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu pelaku usaha dunia Financial Technology dan pemberdayaan UMKM.

“Jangkauan kemitraan yang dimiliki oleh PayTren sudah nationwide, kami ingin memberdayakan kalangan menengah Indonesia dan membantu mereka memperoleh penghasilan tambahan dengan memanfaatkan ekonomi digital. Sebagai langkah awal, mitra-mitra PayTren dapat memperoleh penghasilan dari pendaftaran para pengemudi ke platform Grab,” ungkapnya.

Melalui kemitraan dengan PayTren, Grab menjalankan komitmen yang sama untuk membawa peluang ekonomi digital kepada kelas ekonomi menengah baik di daerah perkotaan maupun pedesaan.

"Kami membantu masyarakat untuk bergabung sebagai mitra pengemudi di lebih dari 100 kota dan agen di 500 kota. Dengan menambahkan kekuatan dan kehadiran PayTren di daerah-daerah pedesaan Indonesia, kami yakin dapat mempercepat ekspansi Grab di seluruh Indonesia,” papar Ongki Kurniawan, Managing Director GrabPay Indonesia.

Pada awal 2017, Grab mengumumkan investasi sebesar US$700 juta melalui master plan ‘Grab 4 Indonesia’ 2020 untuk mendukung target Indonesia menjadi negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada 2020. Pada tahap pertama rencana ini, Grab telah membuka pusat R&D di Kebayoran Baru, Jakarta dan berkomitmen untuk melakukan investasi di startup-startup lokal yang bergerak di bidang pendanaan, termasuk integrasi dengan Kudo.

Pada bulan Mei, Grab telah meluncurkan tahap kedua dari master plan ‘Grab 4 Indonesia’ dan berkomitmen untuk membantu 5 juta pengusaha mikro memperoleh penghasilan dari sektor ekonomi digital Indonesia pada akhir 2018. Kemitraan dengan PayTren akan membawa Grab melangkah lebih maju dalam memberdayakan 3 juta pengusaha mikro pada awal 2018.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)