Trends

Kolaborasi Smesco dan Lakon Indonesia, Bangkitkan UMKM Berbasis Fashion

Kolaborasi Smesco dan Lakon Indonesia, Bangkitkan UMKM Berbasis Fashion
Smesco Indonesia menggandeng Lakon Indonesia menyelenggarakan pagelaran perdana UMKM Fashion Indonesia atau yang disebut dengan KRTA. Pagelaran perdana KRTA memakai 200 lembar kain yang melibatkan sekitar 100 pelaku UMKM fesyen dari berbagai daerah. (Foto:Dok Lakon/Smesco).

Untuk mengangkat kekayaan dan potensi keragaman tekstil tradisional Indonesia, Smesco Indonesia menggandeng Lakon Indonesia menyelenggarakan pagelaran perdana UMKM Fashion Indonesia atau yang disebut dengan KRTA. Pagelaran yang digelar (11/11) mendapat dukungan dari Kementerian Koperasi dan UKM, Bank Rakyat Indonesia, dan Bank Indonesia.

Proyek ini bertujuan untuk memperkuat fungsi pembelajaran dan skill enrichment bagi pelaku industri kecil dan menengah di sektor fesyen. Diharapkan dengan research dan development yang dilakukan para ahli di bidangnya dalam proyek ini, maka para pelaku industri kecil dan menengah dapat dengan lebih mudah mengadopsi hasilnya sehingga dapat membantu usaha mereka saat ini dan di masa mendatang.

Dalam inisiatif perdana ini Semeco berkolaborasi dengan Lakon Indonesia, untuk menghasilkan satu rangkaian siluet yang dapat digunakan untuk mengembangkan para UMKM di seluruh wilayah Indonesia. Rangkaian siluet tersebut diberi judul Aradhana. “Kami berharap KRTA bisa narasi budaya agar banyak masyarakat Indonesia memakai produk fesyen UMKM dalam negeri,” kata Direktur Utama Smesco Indonesia Leonard Theosabrata.

Menurut Founder Lakon Indonesia Thresia Mareta, standar produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) feysen sangat beragam, sehingga perlu adanya program pembinaan kepada pelaku UMKM, gar mereka beradaptasi, maka sederhanakan pola agar bisa hasilkan produk fesyen dengan standar baik.

Ia menambahkan, pagelaran perdana KRTA memakai 200 lembar kain yang melibatkan sekitar 100 pelaku UMKM fesyen dari berbagai daerah. Koleksi Aradhana akan terdiri dari 60 looks menggunakan wastra dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, terdiri dari batik, tenun ikat, songket, ulos, dan berbagai kain tenun lainnya atas dukungan dari Bank Indonesia.

Selain itu juga akan dilengkapi dengan berbagai aksesoris dari mitra pendukung seperti tas dari UMKM daerah, dan sepatu dari Fortuna Shoes Indonesia, sehingga dengan bergulirnya proyek ini maka kedepannya lebih banyak industri yang akan mendapatkan manfaatnya.

Mareta menegaskan, pagelaran ini dirancang dalam rangka mengangkat kekayaan dan potensi keragaman tekstil tradisional Indonesia yang merupakan kekayaan nasional. Dengan menciptakan inspirasi untuk mengolah wastra tersebut, artinya membuka peluang agar kain tradisional tidak hanya dapat dipakai oleh masyarakat daerah penghasil melainkan seluruh masyarakat Indonesia.

Smesco bersama dengan Lakon Indonesia juga mengadakan eksperimen mengenai potongan untuk mempertahankan kesempurnaan teknik tradisional dan mempertimbangkan penggunaan berbagai bahan tekstil tradisional seperti batik, tenun ikat, dan songket. Melalui beberapa tahapan eksplorasi mengenai sejarah pakaian dan tekstil tradisional dari ujung Barat sampai ke ujung Timur, terciptalah serangkaian siluet pakaian yang merupakan penegasan dari pakaian yang selama ini telah dipakai oleh masyarakat Indonesia.

Hal ini dilakukan untuk membagikan berbagai hal yang dapat menjadi modal baru bagi mereka dalam mengembangkan usaha mereka dari masa ke masa. Sebagai satu program yang berkelanjutan, meliputi pelatihan dan pendampingan hingga ke akses pasar.


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved