Kompetisi Hybrid Cloud Dorong Transformasi Digital

Transformasi digital telah menjadi rencana untuk kebanyakan perusahaan di Indonesia. Kurang dari 10% perusahaan di Indonesia secara aktif telah mengimplementasikan transformasi digital.

Menurut IDC Indonesia, hybrid cloud merupakan salah satu solusi yang relevan untuk kegiatan dan lingkungan bisnis di Indonesia. Mengingat utilisasi on-premises infrastructure masih dominan dan keinginan akan penggunaan public & private cloud juga terus meningkat. Penggunaan on-premises infrastructure dikarenakan regulasi dari perusahaan dan industri (61%) dan kurangnya pengetahuan dan skillset dalam mengoptimalisasikan penggunaan cloud (32%).

Berdasarkan survei IDC Indonesia Cloud Adoption 2016-2017, isu residensi data juga menyebabkan layanan cloud menjadi tidak strategis untuk diadopsi oleh perusahaan di Indonesia. Pada tahun 2017, hanya sekitar 22% workload perusahaan berada dalam public cloud dan sekitar 78% terbagi di lingkungan on-premises atau hosted di perusahaan pihak ketiga. Kontribusi workload perusahaan pada public cloud diharapkan akan berkembang dan mencapai angka  25% sampai tahun 2020.

Keinginan penggunaan cloud pun secara konsisten terlihat, mengingat solusi cloud telah menjadi salah satu dari 5 teknologi yang diprioritaskan untuk transformasi digital (berdasarkan survei IDC C-Suite Barometer). "Dalam 2-3 tahun ke depan, hybrid cloud environment akan menjadi model acuan untuk transformasi digital dan layanan hybrid cloud diharapkan memudahkan perusahaan untuk lebih fleksibel dan berani dalam proses transformasinya", ungkap Mevira Munindra, Head of Consulting IDC Indonesia.

Penyedia solusi hybrid cloud di Indonesia akan semakin kompetitif, setelah sebelumnya Telkomtelstra, Datacomm, dan VibiCloud."Ketatnya persaingan akan meningkatkan ekspektasi perusahaan di Indonesia, terutama dalam hal harga, expertise/skillset, SLA, dan kualitas layanan vendor teknologi kepada perusahaan. Ke depannya juga mempengaruhi bagaimana mereka melayani pelanggan dan beroperasi", ujar Meily Lisdiyanti, Market Analyst IT Services IDC Indonesia.

Menurut IDC, perkembangan jumlah penyedia hybrid cloud di Indonesia merupakan awal yang baik dalam meningkatkan awareness dan kesempatan perusahaan untuk bertransformasi digital. Harapannya, perusahaan-perusahaan lebih berani, mudah, dan cepat dalam melakukan transformasi digital dan menjadi perusahaan yang cloud-driven dan digital-native yang berkontribusi untuk ekonomi digital Indonesia.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)