Kompetisi Startup Indofood untuk Mengurangi Stunting

Untuk meningkatkan pengetahuan gizi masyarakat, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Indofood) menggandeng Block71 Jakarta dan Scaling Up Nutrition (SUN) Business Network dengan mengadakan kompetisi pitch start-up pertama di bidang gizi.

Gelaran yang diberi nama Indofood Local Pitch Competition ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui solusi yang disodorkan para startup  ini. Dengan begitu tingkat stunting atau anak gizi buruk di Indonesia bisa ditekan di masa datang jumlahnya

WHO atau World Health Organization menetapkan Indonesia terbaru masih menetapkan Indonesia sebagai negara dengan status gizi buruk. Standar WHO menetapkan batas stunting atau kurang gizi dengan batas toleransi 20% dari total balita dalam penduduk. Sedangkan balita di Indonesia yang masih dalam level stunting saat ini 35,6% atau 7,8 juta balita, dari total balita 23 juta.

Akibat jangka panjang dari stunting ini membebani Pemerintah. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) potensi kerugian ekonomi negara akibat stunting sebesar 2-3 persen dari PDB Indonesia per tahun.

Inilah yang melatar belakangi diadakannya gelaran Indofood Local Pitch Competition.  Ajang ini bertujuan menemukan ide-ide kreatif, inovasi berbasis teknologi sebagai salah satu solusi untuk mengatasi tiga isu utama gizi bangsa yakni obesitas pada anak, stunting (perlambatan pertumbuhan) pada balita dan anemia pada remaja putri. Pelaksanaan pitch berlangsung pada 19 September 2018 bertempat di fasilitas inkubasi startup Block71 Jakarta di  Gedung Ariobimo, Kuningan, Jakarta.

Direktur Indofood yang juga menjabat sebagai Co-chair SUN Global, Axton Salim, mengatakan startup di Indonesia berkembang dengan pesat di berbagai sektor termasuk kesehatan dan gizi. "Kami melihat rintisan bisnis berbasis teknologi ini bisa menjadi solusi percepatan penanganan masalah gizi yang kita hadapi. Oleh karena itu, kami menyelenggarakan ajang kompetisi startup yang fokus di bidang gizi dengan nama Indofood Local Pitch Competition. Kami berharap ini mampu menjawab tiga isu kuat terkait gizi," terangnya. Selain itu ajang ini diharapkan membuka peluang kerjasama dari berbagai pihak untuk mengembangkan platform gizi tersebut di skala nasional maupun regional.

"Ajang ini bagi Block71, sebagai inkubator, sangat spesial, karena merupakan ajang kompetisi start-up ini yang pertama di Indonesia yang fokus pada penyelesaian masalah gizi. Kami mencari start-up yang bisa memecahkan tiga isu utama di atas dari berbagai aspek. Misalnya platform untuk meningkatkan ketersediaan sumber gizi mikro, meningkatkan akses makanan bergizi di daerah-daerah rural, mendorong gaya hidup aktif, teknik meningkatkan kesadaran terhadap gizi buruk dan solusi lain yang unik, menarik dan mudah diaplikasikan," jelas Direktur Block71 Jakarta, Adrian Lim.

Ajang ini makin menarik mengingat pemenang pertama berhak menghadiri Nutrition Africa Investor Forum di Nairobi pada 16-17 Oktober 2018 nanti. Pendaftaran kompetisi ini telah dibuka sejak 25 Juni dan akan ditutup pada tanggal 5 September 2018.

“Kami berharap Indofood Local Pitch Competition bisa menjadi cara untuk bersama-sama menyelesaikan isu malnutrisi yang ada sekaligus mampu menggerakkan dan mengembangkan bisnis startup bidang gizi di Indonesia,” ujar Axton.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)