Kopi Kenangan Siapkan Standar Mutu Layanan Gerai Luar Negeri

Tampak depan Kenangan Academy, pusat pendidikan dan pelatihan SDM Kopi Kenangan

Peritel minuman grab-and-go Kopi Kenangan berencana akann melebarkan sayap bisnis ke tiga negara tetangga pada 2021 mendatang. Hal itu disampaikan CEO dan Co-Founder Kopi Kenangan Edward Tirtanata dalam konferensi pers virtual yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun ke-3 Kopi Kenangan.

“Kami memang baru saja mendapatkan investasi dan investasi tersebut salah satu tujuannya adalah untuk membantu Kopi Kenangan menjadi sebuah global brand. Seharusnya tahun ini, tetapi karena masih terkendala pandemi ini, maka kami targetkan 2021 kami sudah mulai ekspansi ke luar. Kami akan mulai dari Malaysia, Thailand dan Filipina,” jelas Edward.

Untuk itu, Edward menjelaskan pihaknya sudah mulai menyiapkan mutu layanan yang terstandarisasi sehingga nantinya kualitas Kopi Kenangan akan tetap sama baik yang di Indonesia maupun di luar negeri. Salah satu upaya yang sudah dijalankan adalah pelatihan bagi SDM Kopi Kenangan lewat lembaga pelatihan internal mereka yaitu Kenangan Academy.

“Jadi karena kami mau ekspansi ke luar maka kami juga harus punya standarisasi mulai dari produk hingga layanan. Termasuk didalamnya adalah safety dan halal-nya juga. Semua yang sudah baik kami lakukan di sini ini akan kami bawa ke luar negeri juga,” ungkapnya.

Kenangan Academy dicetuskan pada November 2019 dan sampai pertengahan 2020 pusat pelatihan ini telah mencetak hampir 1.000 barista dan memberikan lebih dari 5.000 pelatihan. Ke depan, Kopi Kenangan berkomitmen untuk memberikan 5.000 pelatihan baru, termasuk mencetak 1.000 barista baru, pada Q3 dan Q4 2020.

Head of Human Resources and General Affairs Kopi Kenangan Nia Qoyimmah menyatakan, “Di Kopi Kenangan, kami juga berkomitmen pada pengembangan talenta dan karir karyawan, oleh karena itu kami menyediakan pelatihan yang didukung oleh pelatih yang berepengalaman serta telah tersertifikasi dari beberapa lembaga pelatihan dan dari Badan Nasional Sertifikasi Pelatihan (BNSP) yang dapat memastikan kredibilitas ajaran. Selain berfokus kepada kompetensi dasar sebagai barista, kopi kenangan juga memberikan kesempatan kepada karyawan untuk mempersiapkan mereka ke jenjang karir berikutnya melalui program Leadership development program.”

Di tengah pandemi, Nia menambahkan bahwa pelatihan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. “Kami membatasi tiap sesi pelatihan menjadi 50% dari kapasitas maksimal dengan pelatih maupun peserta harus senantiasa menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan face shield, cek temperatur sebelum memasuki Academy, dan rutin cuci tangan. Selain itu kami juga menerapkan kelas virtual jika memungkinkan, seperti untuk kelas teori yang tidak membutuhkan alat.”

“Peresmian Kenangan Academy ini merupakan langkah awal dalam komitmen kami. Seiring bertumbuhnya Kopi Kenangan kami berencana untuk memperbanyak pusat pelatihan seperti ini juga untuk mendukung pengembangan talenta tim Kopi Kenangan di wilayah lainnya di Indonesia,” Edward menambahkan.

Di dalam negeri sendiri, menurut Edward, pihaknya berencana akan menambah sekitar 500 outlet baru hingga 2021 nanti.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Tags:

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)