Kota Denpasar Wakili Indonesia dalam Konferensi ICMA

Beragam inovasi dan strategi yang digalakkan Pemkot Denpasar di masa pandemi Covid-19 mendapatkan apresiasi dari dunia Internasional. Ibukota Provinsi Bali ini didapuk menjadi wakil Indonesia pada ajang Konferensi Kota-Kota di Dunia yang tergabung dalam International City/County Management Association (ICMA) yang akan digelar secara virtual pada 25 September mendatang. 

Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra

Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra akan menjadi narasumber bersama dua narasumber lainya, yakni Deputy Director Bill Melinda Gates Foundation India, Mrs. Madhu Khrisna, dan Adviser to The European Parliament Romania, Nicolaie Moldovan. 

Rai Mantra  yang tampil sebagai pembicara pada sesi Konferensi Inovasi, Teknologi serta Alternative Pelayanan Publik di Masa Pandemi Covid-19 dengan tema presentasi Agenda Kebijakan Pelayanan Publik Produktif dan Aman Covid-19 di Kota Denpasar, menyatakan Kota Denpasar sebagai ibukota Provinsi Bali menjadi pusat lalu lintas, baik barang dan orang. Kota Denpasar juga menjadi simpul penting dalam pergerakan ekonomi di Bali, sehingga sebagai upaya mendukung terciptanya masyarakat produktif yang aman Covid-19, diperlukan langkah konkret dan holistik.

Pelayanan publik sebagai kebutuhan setiap masyarakat menurut Rai Mantra harus terus berjalan, tak terkecuali di masa pandemi Covid-19, sehingga keseimbangan antara pelayanan, penanganan kesehatan masyarakat dan pergerakan ekonomi dapat diselaraskan dan saling mendukung.

“Di Kota Denpasar, sekalipun saat ini sedang masa pandemi Covid-19, Mal Pelayanan Publik yang merupakan inovasi pelayanan dalam satu gedung tetap beroperasi dengan menjunjung tinggi disiplin penerapan protokol kesehatan,” ujar Rai Mantra

Selain pelayanan secara offline yang menerapkan protokol kesehatan, pelayanan publik berbasis digitalisasi dengan sistem online juga terus digalakkan seperti Pelayanan Administrasi Kependudukan dengan Si Taring, dan Perijinan Online

Untuk mendukung maksimalkanya upaya pencegahan secara berkelanjutan di masyarakat serta fasilitas umum lainya, Pemkot Denpasar bersama lapisan pemerintahan terbawah yakni desa/lurah termasuk Desa Adat serta dusun dan lingkungan telah menerapkan sistem Jaga Baya. Hal ini merupakan sebuah kearifan lokal dalam mewujudkan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

Rai Mantra turut mengapresiasi pelaksanaan konferensi ini, tidak saja menjadi ajang untuk bertukar pikiran, melainkan menjadi contoh nyata untuk berbagi model pelayanan publik pada masa pandemi ini, sehingga ini juga bisa menjadi sharing knowledegment bagi Kota Denpasar, Pusat Perdagangan, Pariwisata dan Pendidikan.

“Pada prinsipnya tidak ada negara maupun kota yang siap dalam penanganan Covid-19, disini kita bersama sedang berusaha dan mencari formula yang pas dan tepat sasaran, sehingga sharing seperti ini sangatlah penting untuk percepatan penanganan dengan melihat pengalaman penanganan di masing-masing kota, semoga Covid-19 segera berlalu dan dapat ditangani dengan baik,” tutur Rai Mantra. 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)