Kredit Pintar Maksimalkan Kanal Tiktok untuk Edukasi | SWA.co.id

Kredit Pintar Maksimalkan Kanal Tiktok untuk Edukasi

Media sosial tak hanya berfungsi sebagai media hiburan saja. Namun lebih dari itu, melalui konten yang tersaji di media sosial, kita juga bisa mendapatkan berbagai informasi yang berguna salah satunya sebagai sarana edukasi.

Untuk itu, Kredit Pintar memanfaatkan media sosial yang sedang digandrungi Gen Y dan Z sebagai kanal edukasi. Melalui acara 'Edukasi Pinjaman Online Secara Non-stop Terlama Melalui TikTok' yang jmendapat penghargaan MURI diharapkan dampak edukasi akan lebih terasa.

Siaran streaming 24 jam melalui TikTok Live ini berlangsung mulai jam 09.00 WIB, Sabtu 10 September 2022 hingga keesokan harinya di jam yang sama, Minggu, 11 September 2022. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan jangan panjang Kredit Pintar, terutama untuk menjangkau kalangan unbanked dan underbanked.

“Melalui TikTok, kami berupaya untuk menyediakan konten-konten edukatif sarat manfaat. Edukasi yang kami sajikan pun dibuat seringan mungkin, santai namun tetap berisi,” ujar Direktur Kredit Pintar Wisely Wijaya saat puncak acara Live TikTok 24 Jam bertajuk ‘Pintar Bersama Cuan Seharian’ melalui siaran persnya (19/09/2022).

Selama 24 jam non stop bertabur bintang, Kredit Pintar menghadirkan berbagai narasumber dari beragam latar belakang. Mulai dari penyanyi dangdut King Nassar, content creator Livy Renata, hingga para pengusaha muda kreatif seperti Najla Bisyir, owner sekaligus founder Bittersweet by Najla, pelopor dessert box yang sangat viral di Indonesia. Tak hanya itu acara ini pun dipandu para host kondang seperti Kemal Mochtar, Diaz Danar, Patra Gumala, dan lainnya.

Siaran ini berkonsep mengedukasi dan menghibur. Dikemas secara ringan, mengulik bagaimana para bintang tamu mengelola uangnya, kiat membangun bisnisnya, hingga praktik membuat makanan yang laris dijual.

Seperti yang diungkapkan oleh Najla mengenai kiatnya membangun bisnis Bittersweet by Najla. “Sebelumnya saya tidak pernah punya mimpi sebesar ini. Awalnya hanya membuat kue-kue sederhana seperti cinnamon roll, bolu meises, bolu keju, bolu kukus yang saya bagian ke teman-teman dekat untuk dicoba apakah layak jual. Ketika mendapat respon positif saya pun yakin dan mulai memantaskan diri dengan mengikuti kelas membuat kue di Singapura dan Malaysia,” ungkap Najla.

Lebih lanjut ia berbagi kiat bahwa tidak ada kata terlambat untuk memulai suatu bisnis yang kita sukai dan tentu saja jika kita sukai akan membuat Bahagia. “Tahun 2016 setelah melahirkan anak ketiga, di usia 29 tahun saya memulai Bittersweet. Belum punya store, berjualannya pun masih dari rumah secara online. Store pertama baru ada pada tahun 2019 di jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan. Lambat laun berkembang pesat hingga pada saat pandemi pun Bittersweet by Najla meningkat hingga lima kali lipat! Kiatnya, kami selalu menggunakan bahan yang premium. Selain itu kita juga harus jujur dengan produk, harus enak, dan terakhir total dalam menjalankannya,” cerita Najla berbagi kiat sukses Bittersweet by Najla yang saat ini sudah tersebar di 38 cabang.

Sementara itu pedangdut King Nassar yang mengisi acara live 24 jam bersama Kredit Pintar mengatakan, "Mudah-mudahan acara ini bisa terus mengedukasi semua masyarakat Indonesia pengguna pinjaman online. Agar dapat menggunakannya dengan bijak dan sebaik-baiknya untuk hal-hal yang bermanfaat.”

Pada akhir acara, piagam penghargaan rekor MURI diserahkan langsung oleh Wakil Direktur MURI Osmar Semesta Susilo kepada Wisely Wijaya. "Semoga ke depannya melalui program-progam edukasi keuangan seperti ini dapat lebih meningkatkan lagi literasi keuangan di Indonesia,” ucap Osmar.

Kredit Pintar adalah salah satu platform pinjaman digital terkemuka, perusahaan penyelenggara layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sejak beroperasi pada 2017, Kredit Pintar telah menyalurkan total pinjaman lebih dari Rp 28 triliun, sekitar 1 dari 2 nasabahnya, meminjam uang untuk tujuan modal usaha kecil atau pendidikan.

“Harapan kami, melalui acara seperti ini, dengan memaksimalkan kekuatan media sosial seperti TikTok, diharapkan dapat mengedukasi secara massif dan seluruh penonton dapat lebih teredukasi serta memahami apa yang kami sampaikan. Hal ini selaras dengan agenda nasional dalam mendukung literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia, serta mendukung pertumbuhan UMKM,” tutur Wisely.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)