Kredit Pintar Salurkan Pinjaman Rp1 Triliun Selama 2018

Kredit Pintar telah menyalurkan pinjaman Rp 1 triliun

Kredit Pintar, perusahaan yang bergerak di bidang peer-to-peer lending, memanfaatkan teknologi Artificial Intellegence (AI) dalam penilaian kreditnya melalui aplikasi Kredit Pintar for Lender di perangkat iOS.

Pengembangan inovasi ini bertujuan agar masyarakat dapat mengakses pilihan investasi secaralebih mudah dan cepat. Pengembangan layanan tersebut dilakukan seiring dengan masifnya penggunaan ponsel pintar di masyrakat.

Selain itu, sifatnya yang praktis dan memberikan kemudahan untuk mengakses informasi menjadi alasan Kredit Pintar membuat aplikasi pendanaan berbasis di Android dan iOS. Hal ini juga sejalan dengan dukungan terhadap misi dari Otoritas Jasa Keuangan yang terus berupaya mendorong tingkat inklusi dan literasi keuangan sebesar 75% di tahun 2019.

Boan Sianipar, Vice President Kredit Pintar, mengatakan, pihaknya ingin ikut menjadi pendorong dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia sekaligus pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. “Di awal tahun ini, kami meluncurkan aplikasi Kredit Pintar for Lender untuk perangkat iOS yang kami harapkan dapat memberikan cara alternatif kepada masyarakat,” kata dia.

Lebih jauh, pihaknya mengatakan peluncuran ini juga merupakan cara perusahaan untuk ikut berperan dalam pertumbuhan perekenomian di Indonesia khususnya di era digital. “Melalui aplikasi pendanaan Kredit Pintar, kami ingin menginformasikan kepada seluruh masyarakat bahwa Peer-to-Peer Lending bukan hanya sebagai penyedia jasa pinjaman, namun juga dapat dijadikan sebagai jasa penempatan dana alternatif,” ujar Boan menambahkan.

Kredit Pintar memberikan layanan pendanaan fleksibel dan berjangka. Adapun jangkauan waktu yang diberikan yakni 30 hari sampai dengan 365 hari dengan keuntungan mencapai 18% per tahun.

Sampai saat ini, perusahaan telah melayani lebih dari 500 ribu masyarakat Indonesia dengan penyaluran pinjaman sebesar lebih dari Rp1 triliun per Desember 2018. “Melalui pengembangan produk, kami ingin membantu akses pengkreditan keseluruh pasar Indonesia yang belum sepenuhnya tergarap oleh sektor keuangan formal sekaligus agar semua orang dapat berperan dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia,” ujarnya menutup pembicaraan.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)