Kuartal I 2017, Ekspor Toyota 49 Ribu Unit

PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mencatat pertumbuhan ekspor dalam bentuk completely built up (CBU) yang signifikan sepanjang kuartal-I 2017 dengan angka 49.300 unit dibandingkan periode yang sama pada 2016 sebesar 34.700 unit.

“Capaian ini tidak terlepas dari dukungan rantai bisnis kami, termasuk perusahaan pemasok. Ini tidak dapat dilepaskan dari dukungan Pemerintah Indonesia yang telah memberikan fasilitas dan kemudahan, sehingga ekspor dari Indonesia menjadi semakin kompetitif,” ujar Presiden Direktur TMMIN, Warih Andang Tjahjono.

Toyota Sienta sebagai mobil eskpor pendatang baru sebesar 2.200 unit.

Angka pencapaian di kuartal I 2017 yang jauh lebih positif dari periode yang sama tahun lalu ini dikarenakan pada pengujung 2016 merupakan waktu diperkenalkannya serangkaian model-model baru TMMIN, sehingga angka ekspor saat itu belum maksimal. Secara keseluruhan, tahun 2017 ini Toyota menargetkan ekspor naik sekitar 10% dibandingkan 2016.

Kontribusi pertumbuhan terbesar berasal dari ekspor andalan Toyota, yaitu Fortuner, Vios, Innova dan Sienta yang mengalami pertumbuhan dari 15.700 unit pada periode Januari-Maret 2016 menjadi 30.200 unit pada periode Januari-Maret 2017.

Ekspor Toyota Fortuner naik pesat dari 5.700 unit menjadi 16.600 unit dengan pasar terbesar adalah negara di kawasan Asia Tenggara, Timur Tengah, dan Amerika Latin. Toyota  Innova tercatat mengalami pertumbuhan ekspor dari 1.900 menjadi 3.500 unit. Sementara itu ekspor Toyota Vios relatif stabil yaitu 7.900 unit, kemudian Sienta sebagai pendatang baru sebesar 2.200 unit.

Sedangkan untuk ekspor CBU Toyota model lain seperti Avanza, Lite Ace, dan Agya mencapai total 19.100 unit. Untuk ekspor CKD tercatat 12.300 unit, dan ekspor komponen di kisaran 24 juta unit. Sementara ekspor untuk mesin bensin tipe TR mencapai 8.800 unit, mesin Ethanol tipe TR sebesar 1.200 unit. Ekspor mesin bensin tipe NR mencapai 20.300 unit dan mesin ethanol tipe NR mencapai 1.000 unit.

Guna memacu pertumbuhan ekspor, menurut Warih, Toyota akan terus berupaya menjaga kualitas produk dengan meningkatkan sumber daya manusia, baik di kalangan internal maupun di pemasok mulai dari tier 1 sampai tier 3 yang kini berjumlah sekitar 300 perusahaan.

Editor : Eva Martha Rahayu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)