Kunci Link Net Bukukan Pendapatan Rp1,65 Triliun

PT Link Net Tbk. penyedia layanan internet dan multimedia First Media, meraih penghargaan 50 Best of The Best Companies dari majalah Forbes Indonesia. Penghargaan tahunan bagi perusahaan yang terdaftar di PT Bursa Efek Indonesia dengan kriteria penilaian pada kinerja jangka panjang, terutama penjualan, laba bersih dan return on equity, serta konsisten bertumbuh di kurun waktu lima tahun.

Dalam penghargaan ini,  Link Net tercatat di posisi kedua dalam daftar 50 perusahaan terbaik di Indonesia dengan laba bersih sebesar Rp818,56 miliar dan market capitalization sebesar Rp 16,20 triliun pada kinerja tahun 2016.

Edward Sanusi, Direktur Operasional PT Link Net Tbk. mengatakan, dalam kurun waktu enam bulan pertama tahun 2017, pihaknya mencatat kinerja keuangan yang terus meningkat. Pendapatan pada semester 1 tahun 2017 bertumbuh 18,5% menjadi Rp 1,65 triliun, sementara laba usaha naik 23% menjadi Rp 662 miliar dibandingkan semester yang sama tahun 2016.

Laba bersih naik menjadi Rp 490 miliar dengan tingkat marjin laba bersih sebesar 29,7% di semester pertama tahun 2017. Faktor utama dari peningkatan tersebut dikarenakan permintaan yang terus meningkat dan  inovasi yang dilakukan oleh First Media.

"Pangsa pasar bertumbuh terus. Masuk ke smartliving, di mana kawasan perumahan-perumahan baru terus bermunculan. Pertumbuhan pelanggan proporsional. Meng-cover lebih banyak rumah setiap tahun di atas 150 ribu, tahun ini target 180 ribu. Persentase  pelanggan dari residensial 85%. corporate 14%," ujar Edward.

Selain sumber penpadatan utama dari TV dan internet, Edward menbahkan bahwa inovasi produk pun sangat mendukung perusahaannya  dalam berkembang. Ia mengakui bahwa kompetisi layanan TV berbayar di Indonesia sangat ketat."Tingkat persaingan tentu saja ada karena demand-nya juga tinggi, banyak juga pemainnya bertumbuh. Kami melihat persaingan ini bukan hanya dari sisi sejenis, tapi juga konvergensi," dia menguraikan.

Untuk itu, agar bisa bersaing, salah satu inovasi terbaru yang dilakukan dengan masuk ke bidang OTT (Over the Top) melalui aplikasi FMX (First Media X). Dengan aplikasi ini, para pelanggan bisa tetap menonton tayangan di First Media melalui perangkat mobile mereka. Kemudian, kita juga masuk ke area smart equipment, smart living, dan smart home. Misalnya yang terbaru menyediakan layanan pemantau CCTV dan aplikasinya yang bisa dikontrol dari manapun. "Masih trial memang, di sejumlah apartemen," jelasnya.

Hingga saat ini, First Media menambah jangkauan layanannya dengan jumlah homes passed mencapai lebih dari 1,9 juta rumah dan target pertumbuhan sebanyak 120-150.000 hingga akhir tahun 2017.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)