Kyokuto, Solusi Parkir untuk Keterbatasan Lahan

Era parkir praktis kendaraan tampaknya sudah mulai diterapkan. Paling tidak ini yang dilakukan di lingkungan Grup Indomobil. Melalui PT Kyokuto Indomobil Distributor Indonesia (KIDI) --anak usaha PT Indomobil Sales Tbk yang merupakan distributor & produsen sistem parkir otomatis Kyokuto dari Jepang, produsen otomotif tersebut menerapkan sistem perpakiran otomatis bertingkat seperti di Jepang, dengan mengoperasikannya di lingkungan Wisma Indomobil, Jl MT Haryono, Jakarta. Kyokuto

Cara kerja Parkir mobil bertingkat ini menggunakan sistem komputer untuk meletakkan mobil. Pemilik mobil tinggal meletakkan mobilnya di sebuah slot parkir, kemudian meninggalkan mobilnya dan mobil nantinya diletakkan di tempat tertentu di fasilitas parkir yang kosong oleh sistem komputer. "Fasilitas parkir ini ditujukan sebagai sarana penunjang atas Indomobil Tower yang sedang dibangun. Jadi akan banyak sekali karyawan dan banyak tambahan mobil yang memerlukan tempat parkir," kata Presiden Direktur Indomobil Sukses International Tbk, Jusak Kertowidjojo di Jakarta, Senin lalu (22/5).

Jusak menambahkan, fasilitas ini diharapkan bisa menunjang perkembangan kendaraan di kota besar di Indonesia, termasuk Jakarta. Soalnya, banyak fasilitas yang tidak mampu menampung parkir mobil. Kyokutoatau parkir otomatis ini sudah lazim di Jepang. Pihaknya melihat bahwa dinamika masyarakat dan perkembangan bisnis yang semakin besar di Jakarta serta bertambahnya kendaraan, maka parkir menjadi sebuah problema. Apalagi ada gedung kantor yang lahan parkirnya terbatas. “Parkir otomatis ini merupakan solusi yang baik untuk Jakarta," katanya.

Untuk itulah KIDI menawarkan sebuah solusi ke gedung-gedung lainnya di Jakarta dan mudah-mudahan kita bisa memberikan solusi terbaik di Jakarta. Fasilitas parkir otomatis di Wisma Indomobil ini mampu menampung 46 mobil dengan bangunan parkir 3 lantai. Ini dipercaya membantu menambah kapasitas parkir, sebab tanpa bangunan ini, jika hanya menggunakan lahan satu lantai, maka hanya bisa menampung 18 unit mobil.

Fasilitas ini masih dikembangkan sampai 4 lantai. Sementara, yang dipasang di Wisma Indomobil hanya 3 lantai mengingat lokasi di sekitar gedung tersebut daerah perumahan. Tiap satu slot parkir bisa menampung berat kendaraan maksimal 2,3 ton totalnya. Mobil penumpang, baik itu SUV, MPV, sedan diperkirakan maksimal hanya kan kira-kira 1,5 ton. Parkir otomotais ini tidak untuk kendaraan berat atau truk.

Rencana sistem perpakiran otomatis tersebut akan diproduksi oleh KIDI dengan teknologi dari Kyokuto Jepang. Investasi pemasangan dan harga mesin parkir di Indomobil Tower ini senilai Rp 5 miliar.

Sementara itu Justinus Ade Sanjaya, Sales Operation Manager KIDI mengatakan, setiap satu mesin parkir harus disediakan dua ruang mobil kosong. Misalnya untuk mesin parkir ukuran empat baris dengan tiga tingkat, jumlah mobil yang bisa parkir ialah 10 mobil. Mekanismenya mirip puzzle, dan semuanya otomatis diatur mesin. Setiap pallet sudah ditandai nomer, jadi jika ingin memarkir dan mengeluarkan mobil tinggal tekan saja nomer yang dituju," kata Ade.

KIDI kini tengah menjajaki kemungkinan memasarkam produk parkir otomatis ini ke pasar di luar grup perusahaan. Segmen yang diincar mulai dari hunian apartemen, gedung-gedung area perkantoran di Sudirman dan stasiun KRL dan kereta api. (Rian S)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)