Laba Bersih WOM Finance Naik 78% di Kuartal III/2017


Di tengah tantangan industri, PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk. (WOM Finance) menerapkan strategi yang tepat sehingga mampu Januari - September 2017 ini dengan hasil yang baik.

Djaja Suryanto Sutandar, Presiden Direktur WOM Finance, menjelaskan, hingga September 2017 perusahaan pembiayaan ini berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 101 miliar atau naik 78% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 57 miliar. Peningkatan kinerja ini didorong oleh kenaikan produk pembiayaan multiguna (MotorKu dan MobilKu), perbaikan kualitas portfolio dan efisiensi biaya operasional.

Sementara itu, asetnya naik 4% yang nilainya menjadi Rp 6,9 triliun, posisi Desember 2016 sebesar Rp 6,7 triliun dan tumbuh 10% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp 6,3 triliun. Total liabilitas mencapai Rp 6 triliun atau naik 10% dari Rp 5,5 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. “Kami optimistis menghadapi sisa tahun 2017 untuk kinerja yang lebih baik lagi," ujarnya.

Dari segi kinerja pembiayaan, sampai dengan akhir September 2017 yang didirikan pada 1982 ini telah menyalurkan 327 ribu unit pembiayaan. Penyaluran pembiayaan WOM Finance masih didominasi oleh produk kendaraan sepeda motor baru sebanyak 169 ribu unit atau setara 53%, kemudian disusul dengan pembiayaan MotorKu dan MobilKu sebesar 134 ribu unit atau setara 41%. Dengan demikian, piutang pembiayaan yang dikelola perseroan naik 8% dari Rp 5,5 triliun pada periode tahun lalu menjadi Rp 5,9 triliun pada akhir September 2017. Pulau Jawa merupakan daerah yang menjadi kontributor utama penyaluran pembiayaan sebesar 79%, diikuti oleh Sumatera 15% dan Kalimantan Sulawesi 6%.

Zacharia Susantadiredja, Direktur Keuangan WOM Finance,menambahkan, hingga akhir September 2017, sumber dana WOM berjumlah Rp5,4 triliun dengan pinjaman bank sebesar Rp 2,8 triliun dan pinjaman obligasi sebesar Rp 2,7 triliun, naik sebesar 12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sejumlah Rp 4,9 triliun. Sementara itu, gearing ratio terjaga pada tingkat 5,5 kali. “Kami juga berencana untuk menerbitkan Obigasi Berkelanjutan WOM Finance II Tahap III di akhir tahun ini untuk mendukung pertumbuhan bisnis," ungkapnya.

Ke depannya, perusahaan yang 68,6% sahamnya dimiliki PT Bank Maybank Indonesia Tbk (MBI) akan terus mempertahankan strategi-strategi yang lebih efektif. Lalu, menerapkan langkah strategis dengan lebih selektif melakukan perluasan jaringan sebagai bagian dari strategi peningkatan volume pembiayaan. Saat ini, kantor jaringan WOM Finance ada 175 kantor dan sekitar 850 ribu nasabah aktif di seluruh Indonesia. Dengan jumlah kantor jaringan terbesar 103 kantor jaringan di wilayah Jawa dan Bali, disusul oleh Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi sebesar 72 kantor jaringan.

“Kami akan terus menjaga momentum positif ini dengan meneruskan peningkatan produktifitas, stabilisasi operasional, pelayanan serta terus melakukan inovasi-inovasi baru,” tegas Djaja.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)