Langkah Marathon Bekraf-Kadin Tingkatkan Nilai Jual Industri Kreatif

Kraftbina atau Kreatif Bangsa Indonesia mengadakan kegiatan marathon yang dimulai 20 Agustus lalu.

Kegiataan ini dilakukan atas dasar kepedulian pada perkembangan serta keinginan untuk membangun, memajukan, dan meningkatkan nilai jual hasil produk industri kreatif di Indonesia. Ratusan pelaku bisnis dan individu kreatif berhasil disatukan dalam sebuah Komunitas Krafbina yang saling berbagi informasi bisnis dan industri.

Krafbina yang  terbentuk secara resmi sejak tahun 2017 melalui Pokja Fashion Kadin Indonesia, adalah perwujudan keinginan yang mendalam untuk menyatukan kemampuan seluruh pelaku Industri Kreatif di Tanah Air. Kadin bersama Bekraf bersama-sama berupaya agar hasil karya anak bangsa menjadi go-national dan go-international melalui Gerakan Creative – Indonesia Cerdas, Creative Art Fashion Lifestyle Community dan Desa Kreatif Cerdas.

“Kami membangun sebuah motto Gerakan Kreatif - Indonesia Cerdas. Kami ingin membangun masyarakat Industri kreatif agar agar lebih giat agi bekerja. Gerakan Kreatif ini dimulai masing-masing individu mengaryakan diri secara maksimal dengan meningkatkan Kecerdasan Kreatifnya, sehingga menciptakan efek yang berkelanjutan dan masif agar terciptanya Indonesia Cerdas,” kata Ketua KraFBina, Luwi Saluadji Purboningrat.

Luwi menambahkan, langkah awal tindakan inspiratif dan komunikatif sesama pelaku industri kreatif sangatlah penting. Ia menegaskan implementasi awal gerakan ini adalah membangun Grass Root Industry Kreatif, yaitu : desa. Pembangunan sarana dan prasarana desa sangat mempengaruhi berkembangnya desa yang merupakan sarang dari UMKM dan industri besar. Termasuk dalam hal ini adalah Desa Pariwisata yang dapat menjadi ujung tombak peningkatan Kreatif.

Implementasi dengan skala prioritas akan dikembangkan mulai dari desa ke kabupaten hingga provinsi. Efek dari implementasi ini akan menciptakan individu kreatif dalam satelit-satelit Desa Kreatif yang kemudian akan menjadi proyek percontohan bagi desa sekelilingnya. “Kami fasilitasi dengan menyediakan Platform dan Digital Marketing atau Market Place dan Platform Wisata Desa sehingga layak diberi sertifikasi Desa Kreatif Cerdas,” jelasnya.

Gongnya dimulai pada 20 Agustus 2018 saat peluncuran Krafbina, lalu dilanjutkan dengan perayaan minggu kreatif dengan menggelar berbagai aktivitas berupa talkshow, lomba dan lain-lain di berbagai bidang yakni Fashion, Beauty & Photography, Culture Heritage, Food & Beverages, Craftmanship & Handicraft, Film & Animations, Entertainment, dan Desa Kreatif Cerdas. “Keragaman acara kreatif tersebut dilaksanakan dalam sebuah minggu kreatif yang digelar secara berkesinambungan mulai September ini di berbagai wilayah Indonesia,” tuturnya.

Acara yang diberi tajuk besar Creative Art, Fashion dan Lifestyle ini dimulai dari Sleman-Yogyakarta (10 – 16 September 2018), Bandung-Jawa Barat (5 – 15 Desember 2018), Depasar-Bali (25 – 31 Desember 2018) dan berpuncak di Jakarta (10 – 25 November 2019).

Berbagai lembaga baik pemerintahan maupun swasta berkolaborasi mendukung diselenggarakannya acara ini selain Bekraf juga Pemerintah Daerah, Pesona Indonesia, Kadin Indonesia bersama Pokja Fashion dan Pokja Film & Kebudayaan.

Beberapa organisasi atau lembaga lain juga tak ketinggalan ikut terlibat seperti : IPMI (Ikatan Perancang Mode Indonesia), IFC (Indonesia Fashion Chamber), IPEMI (Ikatan Pengusaha Muslim Indonesia), Kreatif Indonesia, Komunitas Pecinta Songket Aceh, ADPI (Asosiasi Design Produk Indonesia), ICW (Indonesian Creative Week), Northumbria Shool of Fashion – Bina Nusantara University, ESMOD – Fashion Design and Business School, LA Salle – Singapore, Universitas Gajah Mada (UGM) – Fakultas Kimia Pewarnaan Alam, Institut Teknologi Bandung (ITB) – Fakultas Seni Rupa dan Desain, Darwis Triadi School of Photography dan lain-lain.

Sejumlah individu kreatif juga menjadi relawan  acara ini seperti Marcella Zalianty (film), Darwis Triadi (fotografi), Ari Tulang (fashion), Qiqy Franky (beauty), Hera Nitihardja (pariwisata), Dwi Sutarjantono (media), Gatot Harisman (food) dan masih banyak lagi.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)