Langkah Mitigasi Modalku Hadapi Pandemi

Modalku menerapkan prinsip responsible lending sebagai langkah mitigasi risiko untuk antisipasi dampak dari virus COVID-19 dengan cara penilaian terhadap UMKM peminjam dan kemampuan finansial untuk melunasi pinjaman.

Co-Founder & CEO Modalku, Reynold Wijaya, mengatakan pihaknya telah memantau perkembangan virus COVID-19 sejak Januari 2020. "Kami menyadari dinamika perekonomian sedang mempengaruhi kondisi bisnis UMKM di sektor tertentu. Strategi pertumbuhan kami saat ini fokus kepada UMKM,” tegas Reynold.

Selain penilaian terhadap peminjam, Modalku akan melakukan proses seleksi yang lebih komprehensif terhadap calon peminjam. Kategori yang
diprioritaskan yakni beberapa industri seperti food & beverage, travel, perdagangan lintas negara, dan industri jasa yang bergantung pada tenaga kerja dari negara- negara yang terkena dampak di Asia Tenggara.

Modalku akan menyesuaikan batas jumlah (limit) serta jangka waktu pinjaman (tenor). Angka limit & tenor pinjaman akan disesuaikan dengan jenis pinjaman dan profil bisnis masing- masing UMKM, sehingga untuk penyesuaian ini akan dilakukan kasus per kasus. Kemudian Modalku akan memaksimalkan kolaborasi dengan platform e-commerce yang sebagian besar penjualnya masuk ke dalam segmen mikro.

“Secara berkala, kami akan terus mengelola langkah- langkah tersebut
dengan hati – hati dan mengembangkan kemampuan manajemen risiko sesuai dengan situasi ekonomi global saat ini. Modalku juga akan terus berkoordinasi dengan OJK sebagai regulator & AFPI sebagai asosiasi sehingga langkah- langkah yang kami ambil sesuai dengan regulasi dari OJK,” tambah Reynold.

Meskipun work from home, Modalku akan tetap beroperasi dan bisa dihubungi melalui fitur Live Chat yang tersedia pada website Modalku untuk melayani kebutuhan para UMKM serta pemberi pinjaman.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)