Layanan CDN Limelight Network Tingkatkan Kualitas Konten Terkirim

Jaheer Abbas, Direktur Senior Sales Limelight Network

Mengirim konten, terlebih dalam bentuk gambar, film, gim atau video streaming, tentu membutuhkan bandwith yang lebar dan stabil. Selama ini perusahaan seperti HBO, BBC, Disney, dan perusahaan lain dari luar, konten-konten mereka bisa dengan mulus dinikmati di Indonesia, tanpa hambatan latency dan delay, dikarenakan dukungan CDN (Content Delivery Network). Solusi layanan ini bisa dimanfaatkan perusahaan di Indonesia guna menyiasati tantangan tersebut ketika ingin mengirim konten ke luar negeri.

Jaheer Abbas, Direktur Senior Sales Limelight Network, mengatakan, selama ini kliennya seperti HBO, BBC atau Disney, bisa dengan baik mengirim konten ke Indonesia tanpa kendala latency dan delay, ini karena menggunakan layanan CDN (Content Delivery Network) dan solusi Limelight Network. Melihat meningkatnya perkembangan kebutuhan dan tuntutan mengirim konten dari Indonesia ke luar dengan kualitas lebih baik, Limelight menjajaki pasar Indonesia dengan membuka kantor layanan di sini.

“Indonesia memiliki potensi besar untuk pasar video streaming. Dan belakangan makin berkembang potensi dari publisher gim online di Indonesia. Gaming merupakan sector yang menjanjikan, terutama di Cina, India dan juga Indonesia, yang memiliki pengakses gim online yang tumbuh sangat pesat,” tuturnya.

Menurutnya, dengan dukungan layanan CDN pengalaman lag saat main gim, mengirim dan mengakses konten tidak akan dirasakan. “Video lebih cepat dan kualitas gambar lebih bagus karena dengan layanan CDN mereka tidak perlu mengakses ke server utama, melainkan ke server CDN yang berlokasi lebih deka,” terangnya.

CDN yang dikembangkan Limelight Network lanjut Jaheer saat ini memang belum digunakan oleh perusahaan di Indonesia, namun ia meyakini kebutuhan akan peningkatan kualitas dalam mengirim gambar atau video streaming mendorong pelaku bisnis di Indonesia mengugunakan solusinya. “Selama ini kami membantu para klien kami di luar negeri mengirim konten ke konsumen di Indonesia, kini kami ingin menggarap pasar Indonesia, yang kami yakin trafik dari dalam ke luar pun tinggi,” ujarnya.

Ia menyebut saat ini ada 1500 klien Limelight Network di dunia yang bekerja sama bisnis secara B2B. “Target klien kami di Indonesia para pelaku OTT (over the top), media and broadcasting company, ecommerce dan gaming company,” katanya, sayang Jaheer belum mau menyebut target angka karena baru memulai membuka pasar. Ia mengklaim Limelight Network menawarkan layanan menyeluruh, mengingat konten kreatif yang dikirim tentu saja dibutuhkan keamanan pengiriman konten, guna menekan kendala latent.

“Kami juga memiliki starter pack khusus untuk UMKM, layanan free delivery, storage dan level security,” imbiuhnya. Jaheen meyakinkan bahwa dengan menggunakan CDN, bisa menekan pengeluaran perusahaan dalam capital expenditure (CAPEX) yang nilainya jutaan dollar dalam hal infrastruktur agar bisa mengirim konten dengan kualitas terbaik hingga 25-50% dengan keamanan data dan konten terjamin.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)