Lazada Perkenalkan Tampilan Baru

Achmad Alkatiri, Chief Marketing Officer Lazada Indonesia (tengah) (Photo: Anastasia/SWA).

Di tengah ketatnya persaingan e-commerce di Indonesia, Lazada berencana untuk lebih meningkatkan agresivitasnya di tahun ini dengan berfokus pada teknologi dan tampilan. Selain itu, menjadikan #UpgradeUKM sebagai fokusnya di tahun ini.

Masuknya Alibaba Group sebagai pemegang saham mayoritas Lazada, membuat perusahaan yang berbasis di Singapura ini percaya diri dalam menatap tahun 2018. Hal ini diakui Achmad Alkatiri, Chief Marketing Officer Lazada Indonesia di Jakarta (1/17/2018). “Pengambilan saham oleh Alibaba Group merupakan bukti bahwa Lazada memiliki potensi yang luar biasa di kawasan Asia Tenggara, tentunya dengan kondisi ini kami lebih percaya diri untuk win over market Asia Tenggara,” tegasnya.

Ada 3 inovasi yang akan dijalankan oleh Lazada di tahun ini terkait memenangkan pasar di Asia Tenggara dan Indonesia. Strateginya adalah melakukan inovasi di bidang teknologi, penjualan, dan pembelian. Dalam bidang Inovasi, Lazada meluncurkan tampilan barunya,  tampilan muka laman Lazada akan berbeda di setiap orang. “Tampilan muka laman lazada akan berbeda di setiap orang, karena kita mencoba untuk mem-personalize laman sesuai dengan history belanja mereka yang dicatat oleh mechine learning. Ini merupakan the future of e-commerce,” ujarnya. Selain itu, rencananya pada bulan Maret mendatang, Lazada juga akan memperkenalkan aplikasi barunya untuk memudahkan para seller dalam menjual barangnya dalam hitungan menit.

Lebih jauh Achmad menuturkan, personalize experience user yang telah diterapkan perusahaannya telah menunjukan dampak yang cukup signifikan. “Baru 2 minggu saja, traffic order kita sudah tumbuh secara signifikan. Artinya strategi ini berhasil dilakukan." Lebih jauh dia bilang, inovasi yang ada sekarang ini merupakan tahap awal dari perubahan Lazada. Rencananya, saat ulang tahun Lazada di bulan April akan ada kampanye yang lebih besar lagi dalam hal teknologi, transition, upgrade, & refame. "Nanti di bulan April 100% teknologi kita sudah masuk di teknologi Alibaba, dan semuanya akan menggunakan new technology” kata Achmad.

Selain itu, di tahun ini Lazada juga meluncurkan #UpgradeUKM Roadshow untuk lebih mengenalkan Lazada dan meningkatkan kapasitas seller. “Tujuan sebenarnya kami ingin meng-upgrade para UKM di Indonesia untuk memindahkan penjualan dari offline ke online, kemudian kami juga ingin membantu mereka untuk lebih mengembangkan usahanya dari usaha kecil menjadi usaha menengah dan besar. Selain itu kami juga ingin memberitahukan kepada mereka, bahwa mereka bisa menjual barangnya secara global dengan menggunakan Lazada,” kata dia.

Program ini akan dimulai pada tanggal 29 Januari 2018 dengan menjadikan kota Bekasi bekasi sebagai kota pertama yang akan dikunjungi. “Kami akan mendatangi 29 kota, di mana 11 kotanya merupakan kota yang tahun lalu kita kunjungi. Sifatnya adalah untuk meng-upgrade pengetahuan mereka. Sementara itu 18 kota lain merupakan kota baru, tujuannya adalah untuk mengenalkan fitur dan fasilitas Lazada,” ujarnya. Adapun topik yang akan dihadirkan adalah seputar keuangan dan digital marketing, serta pengenalan fitur dan fasilitas Lazada untuk manaikan penjualan mereka.

“Program ini dilaksanakan juga untuk membantu pemerintah dalam membentuk titik-titik atau ekosistem perekonomian daera, dengan membina masyarakat menjadi pengusaha dan siap bersaing dengan pasar dunia secara digital,” tuturnya.

 

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)