Lima Developer Doku Lulus di Apple Developer Academy

Talenta digital menjadi sangat langka di tengah pertumbuhan di industri ini yang sangat pesat saat ini. Doku menyadari pentingnya memiliki tim developer yang kompeten dan mampu beradaptasi sesuai dengan tuntutan jaman. 

Doku mengikut sertakan lima developer-nya dan berhasil lulus pada angkatan pertama  Apple Developer Academy. Indonesia merupakan negara ketiga di dunia setelah Brasil dan Italia, dan negara pertama di Asia tempat Apple mendirikan akademinya.

Lima orang developer Doku yang berhasil lulus dan menjadi wisudawan dari Apple Developer Academy angkatan pertama adalah Okfriansyah, Egi M. Saeful Haqi, Kamaruddin Manullang, Margono Manurung, dan Firmansyah Putra.

“Seringkali developer terperangkap dalam proses teknis seperti coding tanpa dilandasi pemahaman menyeluruh tentang bagaimana produk tersebut akan berinteraksi dengan calon penggunanya. Riset pasar disertai oleh design thinking dan user journey yang tepat merupakan landasan yang kuat bagi para developer untuk merancang produk/aplikasi sesuai dengan kebutuhan target pasar,” ujar Nabilah Alsagoff, Chief Operating Officer Doku seperti disampaikan pada pers rilis (28/03/2019).

Saat ini developer yang mengerti platform iOS masih sedikit jumlahnya di Indonesia. Kolaborasi antara Apple dan Universitas Bina Nusantara yang tertuang dalam program Apple Developer Academy merupakan salah satu inisiatif yang berpotensi melahirkan bakat-bakat baru berkompeten dalam mengembangkan aplikasi berbasis iOS. 

Program pelatihan yang berdurasi sembilan bulan ini ( 25 Juni 2018 -13 Maret 2019) baru saja meluluskan 200 orang wisudawan angkatan pertamanya sekitar pertengahan Maret 2019, dari total 2000 orang pelamar yang masuk mendaftar.

Selama pelatihan berlangsung, para mentor dan peserta menjadikan Challenge Based Learning (CBL) sebagai acuan program. Di Apple Developer Academy para peserta dibekali dengan materi lengkap tentang bagaimana cara merancang aplikasi berbasis iOS yang baik, mulai dari riset pasar, coding, memetakan user journey, melakukan perhitungan bisnis sampai dengan mengkomunikasikan manfaat dari aplikasi yang dibangun ke publik, termasuk dampak sosial yang dihasilkan oleh aplikasi tersebut.

Arthur Purnama, VP of Product Process Management Doku, yang mengawal sepuluh orang developer Doku mulai dari proses seleksi sampai masuk tahap akhir mengatakan bahwa pihaknya menyadari dibutuhkan strategi lain untuk memenuhi kebutuhan perusahaan akan developer berkompeten dan mengerti platform iOS. 

“Selain merekrut bakat baru, kami juga melakukan pembekalan untuk developer-developer internal berpotensi dengan mengirim mereka ke Apple Developer Academy. Selain belajar bagaimana proses membangun produk yang benar langsung dari mentor-mentor Apple, mereka juga berkesempatan untuk membangun relasi dengan sesama developer dan bertukar pengalaman,” ujarnya.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)