LinkAja Gandeng Pegadaian Mudahkan Transaksi Non Tunai

Selama tiga tahun terakhir, transaksi uang elektronik mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan. Melansir data yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI) pada Kuartal IV 2019, angka penggunaan uang elektronik sebagai alat transaksi mengalami kenaikan sebesar 241,2%.

Namun, perkembangan uang elektronik hingga saat ini belum merata di Indonesia. Ini terlihat dari pola adopsi yang masih didominasi oleh masyarakat yang tinggal di kota-kota besar dan memiliki akun perbankan. Untuk mendukung inklusi keuangan di Indonesia yang salah satunya melalui uang elektronik, LinkAja bekerja sama dengan PT Pegadaian (Persero) untuk penyediaan titik penerimaan setoran uang tunai atau cash in dan penarikan atau cash out di rekening Link Aja. Titik ini akan tersebar di 4.147 outlet Pegadaian seluruh Indonesia yang tersebar di 34 provinsi.

Danu Wicaksana, Direktur Utama LinkAja, mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan sinergi utuk mengedukasi masyarakat dalam menggunakan uang non tunai. “Kerja sama ini juga dapat mengoptimalisasi jangkauan masyarakat ke seluruh Indonesia,” kata dia.

Kolaborasi ini akan menambah opsi masyarakat dalam mencairkan atau pun mengisi rekening LinkAja. Adapun transaksi digital yang dapat dilakukan melalui platform adalah pembayaran merchant, belanja online, beli pulsa, bayar tagihan, transfer dana dan remitansi, pembayaran berbagai produk keuangan dan remitansi, donasi hingga transportasi. Untuk setiap Cash In dan Cash Out di Outlet Pegadaian akan dikenakan biaya administrasi sebesar Rp1.500 untuk Cash In dan Rp5.000 untuk Cash Out.

“Kami berharap point of services LinkAja yang mencapai lebih dari seratus ribu titik di seluruh Indonesia,” kata Danu.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)