Lion Air Buka Penerbangan Balikpapan-Majalengka

Maskapai penerbangan Lion Air (kode penerbangan JT) membuka penerbangan langsung Balikpapan ke Majalengka. Layanan ini akan dimulai pada 11 Januari 2019 dengan frekuensi terbang satu kali setiap hari.

Untuk menggeliatkan traveling tujuan Balikpapan dan Majalengka, Lion Air menawarkan pengalaman terbang dengan pesawat terbaru Boeing 737 MAX 8 (189 kursi kelas ekonomi), Boeing 737-900ER (215 kelas ekonomi) atau Boeing 737-800NG (189 kursi kelas ekonomi).

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan, Lion Air menggunakan nomor JT-947 berangkat dari Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan (BPN) pada 12.00 WITA, dan dijadwalkan tiba di Bandar Udara Internasional Kertajati, Majalengka, Jawa Barat (KJT) pukul 13.00 WIB. Untuk rute sebaliknya, Lion Air bernomor JT-946 akan mengudara dari Kertajati pukul 13.40 WIB, kemudian diperkirakan mendarat di Balikpapan pada pukul 16.40 WITA.

"Penambahan destinasi ini akan membawa pengalaman baru. Majalengka menjadi kota kedua setelah Bandung sekaligus dapat melengkapi rute potensial yang sudah beroperasi saat ini dari Balikpapan ke Jawa Barat,” ujar Danang.

Ia menambahkan, pembukaan rute ini merupakan bentuk kesungguhan Lion Air dalam mengakomodir tingginya tren traveling guna menghubungkan Kalimantan Timur dan Jawa Barat, dengan diikuti minat bepergian dari kalangan muda, milenial.

Menurut Danang, kehadiran jadwal penerbangan baru di Kertajati, diharapkan memberikan keuntungan bagi wisatawan mancanegara (wisman), wisatawan nusantara (wisnus), pebisnis dan masyarakat setempat, terutama dalam kemudahan melanjutkan perjalanan udara (connecting flight).

Lion Air memproyeksikan pertumbuhan trafik khususnya wisatawan serta pebisnis di Balikpapan dan Majalengka akan terus berkembang, seiring berbagai inisiasi maupun kolaborasi pemerintah, maskapai, perhotelan, pengelola bandar udara, pelaku industri wisata, dan dukungan dari banyak pihak.

“Langkah Lion Air dengan memperkuat jaringan di Jawa Barat sejalan dengan upaya mendukung program pemerintah, guna pemerataan ekonomi dan menyokong Kementerian Pariwisata RI untuk pencapaian kunjungan 17 juta wisatawan menuju Indonesia, termasuk pengembangan pariwisata nasional,” ujarnya.

Editor : Eva Martha Rahayu
www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)