Lion Group Realisasikan Mesin LEAP Senilai US$5,5 Miliar

Penandatangan kesepakatan antara Lion Group dan CFM International untuk realisasikan pemesanan 380 unit mesin LEAP-1A.

Lion Group melalui perusahaan leasing-nya, Transportation Partners, menandatangani kesepakatan dengan CFM International untuk realisasikan pemesanan 380 unit mesin LEAP-1A (29/3). Pemesanan mesin ini ditaksir senilai US$5,5 miliar dan telah diumumkan pada Februari 2016 lalu.

Mesin LEAP-1B ini nantinya akan digunakan pada pesawat Airbus A320neo. Selain mesin LEAP-1A, Lion Group juga telah memesan 544 unit mesin LEAP-1B yang rencananya akan digunakan pada pesawat Boeing 737 MAX 8, MAX 9, dan MAX 10. Dengan total armada lebih dari 924 mesin LEAP senilai total US$13,4 miliar, Lion Group merupakan pengguna mesin LEAP terbesar di dunia. 

Kerja samanya dengan CFM International sejalan dengan harapan Lion Group untuk meningkatkan dan memperkuat strategi bisnisnya. “Pemesanan mesin LEAP dan CFM56 menjadi strategi yang dilakukan Lion Group untuk terus berkembang dari sisi operasional maskapai. Mesin CFM telah bersama kami sejak awal,” ungkap President & Chief Executive Officer of Lion Group, Edward Strait. Kesepakatan ini juga termasuk perluasan layanan Material Service Agreement (MSA) selama 25 tahun untuk mesih CFM56-7B, CFM56-5B, LEAP-1B, dan kedepanya mncakup mesin LEAP-1A.

Pilihannya menggunakan mesin CFM pada Airbus A320neo family dan Boeing 737 MAX menjadi keputusan tepat. Kedua jenis pesawat tersebut adalah elemen penting dan utama dalam pertumbuhan jangka panjang. Lion Group memastikan akan memberikan armada terbaru dan modern dan menjadi yang terdean dalam industri aviasi. “Lion Group dengan CFM telah tumbuh seiring dengan perkembangan bisnis maskapai. Kami optimis mesin ini akan memberikan kinerja kelas dunia,” ungkapnya. 

Chaker Chahrour, Vice President of Global Sales & Marketing GE Aviation yang merupakan induk perusahaan CFM International, turut mengungkapkan kebanggaan atas kerja sama yang terjalin. “Pembelian mesin LEAP oleh Lion Group menjadi aset penting bagi maskapai. Dengan perluasan layanan MRO, menjadikan kemitraan ini semakin lengkap,” ujar Chaker. 

CFM turut menyediakan layanan MRO untuk mesin CFM56 dan LEAP milik Lion Group hingga fasilitas perbaikan di Batam Aero Technic (BAT) nantinya. CFM juga telah memberikan bantuan dalam pengembanga fasilitas pemeliharaan dan pengujian mesin milik Lion Air Group sejak 2016. Saat dioperasikan nanti, BAT akan memiliki kemampuan pemeliharaan, perbaikan, pelatihan dari spesialis MRO berkualitas. 

 

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)