Logisly Tingkatkan Utilisasi Truk

Ada lebih dari 5.000 truk dalam jejaring Logisly hingga Juli ini.

Sektor logistik merupakan salah satu sektor yang berkembang pesat di Indonesia. Menurut riset Indonesia Freight and Logistics Market - Growth, Trends, and Forecast (2019 - 2024) dari Mordor Intelligence, pertumbuhan revenue per tahun pada sektor logistik di Indonesia diprediksi mencapai 13-15% hingga tahun 2024. Hal ini disampaikan oleh Roolin Njotosetiadi, Co-founder dan CEO dari Logisly.

Menurutnya, sektor logistik di Indonesia adalah sektor yang selalu bertumbuh sesuai dengan kenaikan manufaktur maupun e-commerce. Namun, kata dia, manajemen di perusahaan truk yang ada saat ini masih banyak yang bersifat manual sehingga sering kali truk berjalan tanpa muatan atau tidak mendapat pesanan.

"Logisly hadir dengan platform teknologi untuk meningkatkan utilisasi truk, dan ke depannya membantu UKM truk dalam memperbaiki manajemen bisnisnya," katanya saat peluncuran Logisly di Jakarta, (31/07/2019).

Melalui teknologinya, Logisly memungkinkan para pengusaha truk UKM untuk mendapatkan order dari shipper. Sementara, shipper dapat menemukan truk sesuai dengan kebutuhannya dan melakukan real time tracking lokasi truk. Shipper juga dapat memilih segala jenis muatan, mulai dari truk kecil seperti van atau engkel, truk trailer atau wingbox, tronton bak terbuka, flatbed atau reefer.

Guna mempermudah pemeriksaan dokumen, Logisly juga memfasilitasi invoice digital untuk memeriksa dokumen Proof of Delivery (POD) sebelum dokumen tersebut dikirim. "Kita padukan teknologi dengan tim operasional kami yang memiliki pengalaman di industri logistik sehingga Service Level of Agreement (SLA) shipper terjaga,” ujar Roolin.

Sejak beroperasi di awal April 2019 hingga Juli ini, telah ada lebih dari 5.000 truk dalam jejaring Logisly di mana mayoritas dari pengusaha truk tersebut adalah UKM. Roolin pun menargetkan untuk dapat melayani ribuan order angkutan mulai dari e-commerce, consumer goods, kontainer, barang konstruksi hingga sembako. "Sejauh ini kami telah meluncurkan product web untuk shipper dan transportir," tuturnya.

Dalam mendirikan Logisly, Roolin bermitra dengan Robbi Baskoro, seorang serial entrepreneur dan saat ini menjabat sebagai co-founder serta CTO. Dia juga menyebut, mereka memiliki latar belakang profesional di bidang teknologi dan memiliki pengalaman dari bisnis keluarga yang berkecimpung dalam industri logistik.

Asal tahu, saat ini Logisly telah mendapat pendanaan tahap awal dari angel investors dan modal ventura di anataranya Seedplus, Convergence, dan Genesia.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)