Lulusan IDCamp Dukung Perkembangan Ekosistem Digital

Ini kesepuluh lulusan terbaik IDCamp 2019 yang diwisuda secara virtual pada 18 Juni 2020

Indosat Ooredoo Digital Camp 2019 (IDCamp 2019) yang selesai programnya pada februari lalu, baru bisa diadakan wisuda kelulusannya pada 18 Juni 2020 secara virtual. Program beasiswa belajar coding online ini merupakan upaya Indosat Ooredoo dalam meningkatkan kapasistas talenta digital Indonesia. Angkatan belajar 2019 sebenarnya selesai pada Februari 2020, pandemi COVID-19 membuat wisudanya dilakukan secara virtual.

Perlu diketahui sebenarnya IDCamp 2019 targetnya 10 ribu peserta, tapi ternyata peminatnya membludak, sampai 26 ribu developer muda yang tertarik mengikuti program beasiswa ini. Tidak heran jika program ini diserbu peserta, mengingat beasiswa coding online ini bersertifikasi global

Diharapkan program yang akan rutin dilakukan Indosat Ooredoo ini bisa bisa menjadi kawah chandradimuka para developer muda sebelum berkarya nyata dan mendukung perkembangan ekosistem digital Indonesia

Hari kelulusan bagi developer muda Indonesia yang mengikuti IDCamp 2019 secara virtual, pada acara ini mengumumkan 10 lulusan terbaik yang menerima sertifikat khusus dari Indosat Ooredoo. Proses kelulusan disiarkan di kanal Youtube Indosat Ooredoo, yang disaksikan oleh perwakilan Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

Sebanyak 5.268 developer muda Indonesia terpilihl untuk mendapatkan sertifikat IDCamp, di mana 4.737 di antaranya mendapat sertifikat level beginner, dan 531 mendapat sertifikat level expert. "Generasi muda Indonesia antusias untuk menguasai dan meningkatkan coding kemampuan programming. Program IDCamp secara konsisten membantu kami terhubung dengan talenta digital dengan cara yang bermakna, bertujuan untuk membantu kesiapan developer muda di masa tingginya permintaan talenta digital," kata President Director & CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama (18/06/2020)

Neama menegaskan bahwa Indosat Ooredoo berkomitmen untuk melanjutkan dukungan perusahaan dalam pengembangan ekosistem digital. Ia senang melihat munculnya developer muda membuka jalan mereka untuk mulai berkontribusi bagi kemajuan ekonomi digital Indonesia ke depan.

Profil peserta IDCamp 2019 sangat menarik, IDCamp 2019. Mayoritas peserta di rentang usia 16-21 tahun yaitu 64% dari total peserta. Kelas yang paling banyak diikuti adalah Android Developer dengan 48%, Progressive Web Apps 36%, dan Kotlin 16%. Jumlah peserta perempuan tercatat sebanyak 22%, di mana ini cukup tinggi bagi dunia digital yang biasanya lebih diminati oleh laki-laki.

Selain itu, terdapat sekitar 2% peserta dengan disabilitas, yang menandakan bahwa digital bersifat inklusif. IDCamp 2019 juga telah menyelesaikan roadshow di 20 kota besar di seluruh Indonesia, yang terdiri dari 20 universitas terkemuka dan 20 komunitas developer dengan total peserta yang menghadiri sekitar 6.100 orang.

Selain memberikan beasiswa belajar coding online bersertifikasi global, IDCamp juga menyelenggarakan HackData pada Oktober lalu yang diikuti oleh 600 peserta, serta pendampingan bagi peserta dengan disabilitas bersama komunitas Wonder Koding pada Desember lalu di Bogor.

Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Semuel A. Pangerapan, mengatakanz Kominfo mengapresiasi langkah yang dilakukan Indosat Ooredoo dalam mendukung perkembangan ekosistem digital di tanah air dengan program IDCamp, yang memfasilitasi generasi muda Indonesia agar siap bersaing dengan talenta global.

"Kami berharap program seperti ini akan semakin banyak bermunculan agar kebutuhan talenta digital kita bisa terpenuhi oleh tangan-tangan anak bangsa yang berkarya demi kemajuan ekonomi digital Indonesia," ujarnya.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Hari Santosa Sungkari berharap, para peserta IDCamp yang lulus bisa meneruskan karya digitalnya bagi kemajuan bangsa. Pihaknya berharap dengan bekal yang diterima, para lulusan ini akan menciptakan banyak inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di sekitar mereka.

"Tahun 2019, pemerintah, saat itu Bekraf, telah berhasil memperjuangkan Jakarta Great Area sebagai the StartUp Ecosystem Challenger, diharapkan akan membawa makin banyak solusi digital yang kekayaan intelektualnya dimiliki oleh anak bangsa. Kami yakin kreativitas anak bangsa yang diarahkan secara tepat, akan membawa kemajuan bagi Indonesia," katanya.

Sejak diluncurkan pada Agustus 2019, seri pertama IDCamp menargetkan untuk menghasilkan 10 ribu talenta digital disertai dukungan kesempatan bekerja, dengan menyediakan beasiswa belajar coding online bersertifikasi global di 3 kelas pemrograman komputer yang paling populer, yaitu Android Developer, Kotlin Developer, dan Progressive Web Apps Developer.

Syarat mengikuti program ini juga mudah: Warga Negara Indonesia (WNI) berusia di bawah 29 tahun. Dan IDCamp pertama di 2019, pendaftaran harus sebelum pertengahan Oktober 2019. Peserta diberi waktu hingga Februari 2020 untuk menyelesaikan semua modul belajar dan proyek tugas akhir tanpa diperbolehkan meniru kode pemrograman milik developer lain.

IDCapm tahun ini juga sudah dibuka pendaftarannya pada Maret 2020 lalu. Program beasiswa belajar coding online yang kedua dan telah dianugerahi banyak penghargaan ini ada tambahan materi belajar yang baru: Android Developer, Front-End Web Developer, iOS Developer, dan Machine Learning Developer.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)